https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Tren WFA pasca Pandemi, Ini Dampaknya bagi Gen Z

Mutiul Alim | Senin, 03/11/2025 12:30 WIB



Bekerja dari mana saja atau work from anywhere (WFA) kini menjadi tren di kalangan profesional muda. Ilustrasi pekerja melakukan work from anywwhere (Foto: Unsplash/Keren Fedida)

Jakarta, Jurnas.com - Bekerja dari mana saja atau work from anywhere (WFA) kini menjadi tren di kalangan profesional muda. Dengan dukungan teknologi, pekerjaan tidak lagi terikat ruang kantor. Tapi, apa dampak tren ini bagi generasi muda?

Tren WFA muncul setelah pandemi, ketika banyak perusahaan menyadari pekerjaan bisa tetap berjalan tanpa tatap muka. Kebebasan ini disambut baik oleh generasi muda yang menghargai fleksibilitas dan keseimbangan hidup.

Bekerja dari mana saja memungkinkan seseorang bekerja sambil bepergian. Banyak digital nomad kini memanfaatkan kesempatan ini untuk bekerja di kafe, pantai, atau bahkan negara lain.

Baca juga :
Jelang Ramadan, Legislator: Waspada Terhadap Ancaman Tawuran dan Narkoba

Namun di balik kebebasan itu, WFA juga memiliki tantangan. Salah satunya adalah batas waktu kerja yang kabur. Tanpa pemisahan jelas antara kantor dan rumah, banyak pekerja justru merasa sulit benar-benar beristirahat.

Generasi muda yang menjalani WFA juga berisiko mengalami isolasi sosial karena minim interaksi langsung dengan rekan kerja. Hal ini bisa memengaruhi kesehatan mental dan rasa memiliki terhadap perusahaan.

Baca juga :
Raffi Ahmad Sebut Generasi Muda Desa Kuat Masa Depan Indonesia Lebih Kuat

Meski begitu, WFA tetap menawarkan manfaat besar. Kebebasan memilih tempat kerja membuat pekerja bisa lebih kreatif dan bahagia, selama mereka mampu mengatur waktu dengan baik.

Beberapa perusahaan kini menerapkan sistem hybrid, menggabungkan WFA dengan tatap muka berkala agar keseimbangan tetap terjaga. Model ini dianggap ideal untuk menjaga kolaborasi dan fleksibilitas.

Baca juga :
Sosialisasi 4 Pilar, Andhika Dukung Generasi Muda Sebagai Agen Perubahan

Kendati demikian, pekerja WFA disarankan untuk tetap menjaga rutinitas, seperti jam kerja tetap, waktu istirahat, dan komunikasi rutin dengan tim. Disiplin semacam ini membantu menghindari kelelahan dan disorganisasi.

WFA juga membuka peluang baru bagi generasi muda untuk hidup lebih mandiri. Mereka bisa memilih lingkungan kerja yang sesuai gaya hidup, sambil tetap berkarier secara profesional.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

work from anywhere tren kerja digital generasi muda gaya kerja fleksibel

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777