Legenda timnas Prancis, Zinedine Zidane (Foto: Goal/Getty Images)
Jakarta, Jurnas.com - Dalam dunia sepak bola, eksekusi penalti sering menjadi momen krusial yang menentukan hasil pertandingan.
Namun, di balik tekanan tersebut, ada sejumlah pemain yang justru memilih cara-cara tak biasa, bahkan terkesan `tidak sopan` karena mampu memperdaya dan mempermalukan penjaga gawang lawan.
Aksi-aksi ini bukan hanya soal mencetak gol, tetapi juga menunjukkan keberanian, kreativitas, dan permainan psikologis tingkat tinggi.
Saat Kepa mencoba melakukan mind games dengan berdiri di satu sisi gawang, Van Dijk justru memilih menendang keras ke arah yang dijaga. Tendangan bertenaga itu bukan hanya menghasilkan gol, tetapi juga menjadi jawaban telak atas strategi sang kiper.
Berbeda dari panenka pada umumnya, Bautheac mengeksekusi penalti dengan bola yang nyaris tidak terangkat dan hanya menggelinding pelan ke tengah gawang. Teknik ini sederhana, tetapi sangat efektif dalam mengecoh kiper.
Dalam salah satu momen langka, seorang pemain mengeksekusi penalti tanpa melihat bola, kiper, maupun arah gawang. Ia langsung merayakan gol usai menendang, menunjukkan kepercayaan diri ekstrem yang berbuah hasil.
Aduriz menghadirkan kejutan dengan hanya mengambil satu langkah sebelum menendang bola. Tanpa ancang-ancang panjang, ia tetap mampu menempatkan bola dengan presisi, membuat kiper kesulitan membaca arah.
Dalam laga final FIFA World Cup Final 2006, Zidane dengan berani melakukan panenka melawan Gianluigi Buffon.
Di panggung sebesar itu, keputusan tersebut menjadi simbol keberanian dan kecerdikan, sekaligus salah satu penalti paling bersejarah.
Jum'at, 01/05/2026 23:59 WIB
Jum'at, 01/05/2026 23:28 WIB
Sabtu, 25/04/2026 04:04 WIB
Kamis, 23/04/2026 06:30 WIB
Sabtu, 02/05/2026 04:04 WIB