https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

May Day 2026, Pimpinan DPR Soroti Upah dan Ancaman PHK Buruh

Samrut Lellolsima | Jum'at, 01/05/2026 21:10 WIB



Jangan sampai pekerja menjadi pihak yang paling dirugikan dalam situasi ekonomi yang menantang. Negara harus hadir memastikan ada perlindungan dan solusi Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati. (Foto: Ist)

Jakarta, Jurnas.com - Peringatan Hari Buruh Internasional tahun ini menjadi refleksi atas berbagai persoalan ketenagakerjaan yang masih membayangi pekerja di Indonesia, mulai dari upah yang belum layak hingga ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK).

Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Ekonomi dan Keuangan (Korekku), Sari Yuliati, menyampaikan apresiasi kepada para pekerja atas kontribusi mereka dalam mendorong roda perekonomian nasional. Namun, ia menegaskan bahwa penghargaan tersebut harus diiringi langkah konkret untuk menyelesaikan persoalan yang terus berulang.

Baca juga :
May Day 2026, DPR Soroti Pentingnya Implementasi UU PPRT

“Pekerja adalah penggerak utama roda ekonomi. Namun kita tidak bisa menutup mata bahwa masih banyak yang menghadapi tekanan, baik dari sisi upah yang belum mencukupi kebutuhan hidup layak maupun meningkatnya risiko PHK,” ujar Sari dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (1/5).

Ia menekankan pentingnya kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan pekerja, termasuk jaminan upah yang adil dan perlindungan kerja yang memadai. Selain itu, pengawasan terhadap praktik ketenagakerjaan juga dinilai perlu diperketat, terutama terkait sistem kerja tidak pasti dan minimnya jaminan sosial.

Baca juga :
DPR Ajak Buruh Terlibat Susun RUU Ketenagakerjaan, Target Rampung 2026

Di sisi lain, isu gelombang PHK di sejumlah sektor turut menjadi perhatian serius. DPR RI, kata dia, mendorong pemerintah untuk mengambil langkah antisipatif guna menjaga stabilitas lapangan kerja serta memastikan perlindungan bagi pekerja terdampak.

“Jangan sampai pekerja menjadi pihak yang paling dirugikan dalam situasi ekonomi yang menantang. Negara harus hadir memastikan ada perlindungan dan solusi,” tegas legislator dari daerah pemilihan Nusa Tenggara Barat II itu.

Baca juga :
Prabowo Pastikan Akan Fasilitasi Kebutuhan Daycare untuk Anak Buruh

Dalam momentum ini, ia juga mengajak pemerintah, dunia usaha, dan serikat pekerja memperkuat dialog sosial guna menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang lebih adil dan berkelanjutan.

Peringatan Hari Buruh, lanjutnya, harus menjadi pengingat bahwa perjuangan pekerja belum usai. Komitmen kolektif dinilai penting untuk memastikan keadilan sosial benar-benar terwujud di dunia kerja.

“Selamat Hari Buruh 1 Mei 2026. Semoga kerja keras para pekerja hari ini berbuah pada kehidupan yang lebih layak, aman, dan sejahtera,” pungkas Politikus Golkar tersebut.

 

 

 

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Wakil Ketua DPR Sari Yuliati Hari Buruh ancaman PHK Politikus Golkar

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777