https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Iran Siap Berunding, Tawarkan Proposal Baru ke Amerika Serikat

Vaza Diva | Sabtu, 02/05/2026 12:05 WIB



Iran dikabarkan membuka peluang perundingan baru dengan Amerika Serikat melalui jalur mediasi internasional. Arsip - Bendera Amerika Serikat dan Iran terlihat dalam ilustrasi ini, dibuat pada 18 Juni 2025 (Foto: REUTERS)

Washington, Jurnas.com - Iran dikabarkan membuka peluang perundingan baru dengan Amerika Serikat melalui jalur mediasi internasional.

Laporan The Wall Street Journal menyebutkan bahwa Teheran menyatakan kesiapan untuk bertemu di Pakistan pada awal pekan depan, dengan syarat Washington menerima proposal terbaru yang diajukan.

Dalam usulan tersebut, Iran disebut menawarkan pembahasan terkait pembukaan Selat Hormuz. Langkah ini dikaitkan dengan permintaan agar AS menghentikan serangan serta mencabut blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Baca juga :
Momen King Charles III Lontarkan Candaan ke Donald Trump

Selain itu, proposal tersebut juga membuka ruang negosiasi terkait program nuklir Iran, dengan imbalan pelonggaran sanksi ekonomi dari pihak AS.

Upaya ini dipandang sebagai langkah strategis untuk meredakan ketegangan yang telah berlangsung dalam beberapa bulan terakhir.

Baca juga :
Iran Ancam Serang Kapal Perang AS jika Blokade Berlanjut

Sementara itu, Presiden Donald Trump menyampaikan kepada Kongres bahwa konflik dengan Iran yang dimulai pada 28 Februari telah berakhir, meskipun situasi keamanan di kawasan masih terus dipantau.

“Permusuhan terhadap Iran telah berakhir,” ujar Trump.

Baca juga :
Israel Terus Serang Lebanon, AS Desak Perundingan

Meski demikian, Pentagon dilaporkan tetap meningkatkan kesiagaan militer di kawasan Timur Tengah karena potensi ancaman yang dinilai belum sepenuhnya mereda.

Sebelumnya, pada 28 Februari, AS bersama Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran yang menyebabkan kerusakan infrastruktur serta korban jiwa di kalangan warga sipil.

Upaya deeskalasi sempat dilakukan melalui gencatan senjata selama dua pekan yang diumumkan pada 7 April. Namun, perundingan lanjutan di Islamabad belum membuahkan hasil konkret.

Pemerintah AS kemudian memperpanjang masa gencatan senjata guna memberi waktu bagi Iran untuk menyusun “proposal terpadu” sebagai dasar negosiasi berikutnya. (ant)

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Amerika vs Iran Konflik Timur Tengah Donald Trump Amerika Serikat

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777