https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

HGN 2025, Mendikdasmen Ajak Guru Tingkatkan Kompetensi

Mutiul Alim | Jum'at, 31/10/2025 16:32 WIB



Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu`ti mengajak guru meningkatkan kompetensi di tengah derasnya perkembangan teknologi global. Mendikdasmen Abdul Mu`ti meluncurkan Bulan Guru Nasional 2025 (Foto: Ist)

Jakarta, Jurnas.com - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu`ti mengajak guru meningkatkan kompetensi di tengah derasnya perkembangan teknologi global.

Hal ini disampaikan saat meluncurkan Bulan Guru Nasional, dalam memperingati Hari Guru Nasional (HGN) 2025, di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) 1 dan SLB-A Pembina Jakarta, pada Jumat (31/10).

"Kebijakan hari belajar guru tahun ini, diharapkan guru dapat meningkatkan kemampuannya. Karena di tengah tantangan semakin dinamis, guru harus terus meningkatkan kemampuan dan kompetensinya," kata Menteri Mu`ti.

Baca juga :
Hardiknas 2026, Mendikdasmen: Pendidikan untuk Membentuk Karakter Bangsa

Menteri Mu`ti optimistis guru dapat meng-upgrade kompetensi melalui sumber daya yang tersedia saat ini. Pemerintah juga turut mendukung melalui berbagai pelatihan yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen).

"Selain pelatihan di bidang deep learning dan bimbingan konseling, ada pula pelatihan berkaitan dengan peningkatan kompetensi guru bidang studi dan pengurangan beban administratif guru," ujar Mendikdasmen.

Baca juga :
Paskibra Hardiknas 2026, Cermin Semangat Pendidikan Bermutu untuk Semua

Berbagai strategi yang ditempuh pemerintah untuk meningkatkan kualitas guru sejauh ini termasuk peningkatan kesejahteraan. Mulai tahun ini, guru honorer mendapatkan insentif sebesar Rp300.000 per bulan, dan akan naik jumlahnya menjadi Rp400.000 per bulan mulai tahun depan.

"Tahun ini kami juga memberikan beasiswa kepada guru yang belum memiliki kualifikasi D-4 dan S-1 dengan nilai beasiswa Rp3 juta per bulan. Sudah mulai berjalan untuk 12.500 guru, dan tahun depan Insya Allah beasiswa untuk guru menempuh studi D4/S1 menyasar 150.000 guru," kata dia.

Baca juga :
Digitalisasi Pembelajaran Jangkau 3.334 Satuan Pendidikan di Tulang Bawang

Selain itu, mulai 2027 mendatang bahasa Inggris akan diberlakukan sebagai mata pelajaran (mapel) wajib mulai kelas 3 jenjang sekolah dasar. Adapun setahun sebelumnya, para guru pengampu mapel bakal dipersiapkan melalui pelatihan.

"Kami sudah menyiapkan anggaran untuk guru pendamping sekolah inklusif dan SLB, yang kami bisa penuhi melalui pelatihan guru pendamping dan semuanya dibiayai APBN dan dimulai 2026," ujar Mendikdasmen.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu`ti Hari Guru Nasional HGN 2025

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777