https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Ingatkan Calon Notaris, Dirjen AHU: Godaannya Banyak

Mutiul Alim | Jum'at, 31/10/2025 08:22 WIB



Dirjen AHU Kementerian Hukum, Widodo, mengingatkan pentingnya tanggung jawab moral dan profesionalitas bagi para notaris. Pembukaan Ujian Kode Etik Notaris 2025 (Foto: Muti/Jurnas.com)

Jakarta, Jurnas.com - Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum (Dirjen AHU) Kementerian Hukum, Widodo, mengingatkan pentingnya tanggung jawab moral dan profesionalitas bagi para notaris di luar tugas administrasi.

Hal ini disampaikan Dirjen Widodo saat membuka Ujian Kode Etik Notaris (UKEN) yang diselenggarakan oleh Ikatan Notaris Indonesia (INI), di Jakarta pada Kamis (30/10) kemarin.

Kegiatan ini diikuti oleh 886 peserta yang berasal dari berbagai daerah di seluruh Indonesia.

Baca juga :
Dirjen AHU Jelaskan Prosedur Pengesahan Badan Hukum ke KPK

"Meski sudah mengikuti UKEN, namun ujian yang sesungguhnya bagi profesi notaris adalah ketika sudah terjun ke tengah masyarakat dan saat melaksanakan tugas-tugas profesi," kata Dirjen Widodo.

"Karena menjadi notaris itu godaannya banyak, depan, belakang, kiri, kanan, segala macam. Jadi godannya bukan pada teknologi, tetapi lingkungan sekitarnya," dia menambahkan.

Baca juga :
KPK Periksa Dirjen AHU Kemenkumham Cahyo Rahadian

Dalam beberapa tahun terakhir, lanjut Dirjen AHU, Kementerian Hukum menemukan banyak pelanggaran jabatan notaris dari berbagai wilayah. Dengan mengikuti UKEN, calon notaris diharapkan tidak hanya menguasai hukum, namun juga memahami dan menghayati Kode Etik Notaris.

"UKEN mendorong notaris di Indonesia untuk terus meningkatkan profesionalisme mereka, yang pada akhirnya akan meningkatkan kualitas layanan notaris bagi masyarakat," ujar dia.

Baca juga :
Bamsoet Dukung Penyelenggaraan Seminar Internasional Ikatan Notaris Indonesia

Sementara itu, Ketua Umum PP INI, Irfan Ardiansyah, mengatakan bahwa Ujian Kode Etik Notaris merupakan tahapan wajib bagi calon notaris sebelum pengangkatan sebagai notaris.

"Ini merupakan bentuk pembinaan dan penyaringan awal untuk memastikan calon notaris memiliki pemahaman etika dan moral yang kuat sebelum menjalankan jabatan. Integritas harus tertanam sejak awal," kata Irfan.

Ketua Panitia Pelaksana UKEN 2025, Gamal Abdul Nasir, menyampaikan bahwa tingginya jumlah peserta menunjukkan keseriusan para calon notaris dalam memenuhi persyaratan pengangkatan serta komitmen mereka terhadap penegakan kode etik profesi.

"Partisipasi 886 calon notaris dari seluruh Indonesia mencerminkan semangat dan kesadaran akan pentingnya etika profesi. Kami berharap para peserta dapat mengamalkan nilai-nilai ini dalam praktik kenotariatan kelak," ujar Gamal.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Dirjen AHU Calon Notaris UKEN 2025 Widodo Kementerian Hukum Irfan Ardiansyah

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777