https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Tahu dan Tempe Masuk Menu Diet Bebas Gluten?

Vaza Diva | Senin, 20/10/2025 11:01 WIB



Tahu dan tempe aman dikonsumsi oleh pelaku diet bebas gluten selama bahan dasarnya murni Ilustrasi - tempe (Foto: halodoc)

Jakarta, Jurnas.com - Semakin banyak orang yang mulai mengenal istilah diet bebas gluten, yaitu pola makan yang menghindari semua bahan pangan yang mengandung protein gluten.

Gluten sendiri adalah sejenis protein yang banyak ditemukan dalam biji-bijian seperti gandum, jelai (barley), dan rye. Pada sebagian orang, terutama mereka yang menderita penyakit celiac atau memiliki sensitivitas terhadap gluten, konsumsi makanan yang mengandung gluten dapat memicu gangguan pencernaan, peradangan, hingga reaksi imun yang cukup serius. Karena itu, diet bebas gluten menjadi pilihan untuk menjaga kesehatan pencernaan dan mencegah reaksi yang tidak diinginkan.

Namun muncul pertanyaan yang cukup sering ditanyakan oleh masyarakat Indonesia: apakah tahu dan tempe, dua makanan tradisional yang hampir selalu hadir di meja makan, aman dikonsumsi oleh mereka yang menjalani diet bebas gluten?

Baca juga :
Enam Makanan Alami yang Disebut Baik untuk Kesehatan Hati

Pertanyaan ini wajar, mengingat keduanya berasal dari kedelai, bahan yang secara alami tidak mengandung gluten. Proses pembuatan tahu yang melalui penggumpalan sari kedelai, serta tempe yang dihasilkan dari fermentasi kedelai menggunakan jamur Rhizopus, tidak melibatkan bahan gandum sama sekali. Karena itu, secara dasar, tahu dan tempe dapat digolongkan sebagai makanan bebas gluten.

Meski begitu, perlu diingat bahwa faktor keamanan dalam diet bebas gluten tidak hanya ditentukan oleh bahan utama, tetapi juga oleh proses pengolahannya. Risiko kontaminasi silang bisa terjadi jika tahu atau tempe diolah menggunakan alat masak, minyak, atau bahan tambahan yang juga digunakan untuk makanan mengandung gluten.

Baca juga :
8 Makanan Tinggi Purin yang Paling Cepat Picu Asam Urat, Ini Daftarnya

Misalnya, jika tahu atau tempe digoreng dalam minyak yang sebelumnya digunakan untuk menggoreng makanan berbalut tepung terigu, maka kemungkinan besar terjadi paparan gluten dalam jumlah kecil. Begitu pula jika bumbu marinasi, saus, atau penyedap yang digunakan mengandung bahan turunan gandum.

Dalam produksi massal, beberapa produsen tahu atau tempe modern menambahkan bahan tambahan seperti tepung, pengental, atau perasa buatan untuk meningkatkan tekstur dan daya simpan produk. Hal ini bisa menjadi sumber gluten tersembunyi.

Baca juga :
5 Makanan Paling Ikonik yang Cuma Muncul di Momen Lebaran

Oleh karena itu, bagi seseorang yang benar-benar harus menghindari gluten secara ketat, seperti penderita celiac, disarankan untuk membaca label dengan cermat atau membeli tahu dan tempe dari produsen yang jelas mencantumkan keterangan “bebas gluten”. Alternatif terbaik lainnya adalah membuat sendiri tahu dan tempe di rumah atau membeli dari produsen tradisional yang tidak menggunakan bahan tambahan.

Secara umum, tahu dan tempe murni dapat dikategorikan aman bagi mereka yang menjalani diet bebas gluten. Keduanya juga tetap menjadi sumber protein nabati yang bergizi, rendah lemak jenuh, dan kaya akan zat gizi penting seperti kalsium, zat besi, serta isoflavon yang bermanfaat bagi kesehatan jantung.

Namun, bagi yang memiliki kondisi medis tertentu, selalu disarankan untuk berkonsultasi dengan ahli gizi agar pola makan bebas gluten tetap seimbang dan tidak mengurangi asupan nutrisi penting lainnya.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Tahu dan Tempe Diet bebas gluten Protein gluten Jenis makanan

Terkini | Minggu, 25/10/2026 20:43 WIB

Ototekno

6 Tips Merawat Mobil Tua Agar Tetap Prima dan Awet Digunakan

Gaya Hidup

6 Cara Alami Atasi Bau Ketiak Tanpa Perlu Deodoran

News

Bahas Negosiasi dan Konflik, Trump Sentil Jajaran Pemimpin Iran

News

Wamensos Dorong Muhammadiyah Perluas Akses Pendidikan Anak Keluarga Miskin

News

Militer Yaman Lumpuhkan 307 Petempur Houthi dalam 24 Jam

News

Cak Imin Dorong Penerima Bansos Mandiri, Target Kemiskinan 5 Persen di 2029

News

Target Khamis Mushait, Koalisi Arab Saudi Cegat Rudal Jelajah Houthi

News

Ajak Rakyat Rasional, Fahri: Kebijakan Prabowo untuk Menutup Kebocoran

News

Bentrokan Pecah di Roma, Massa Lempar Benda Peledak ke Polisi

Gaya Hidup

Bulan Purnama Hunter`s Moon Muncul 25–26 Oktober, Ini Cara Mengamatinya

News

Widya Pratiwi Kawal Penerbitan 27 Sertipikat Tanah Transmigran di Maluku

News

Cak Imin Dorong Pesantren Jadi Penjaga Hutan dan Pencegah Karhutla

News

Kabut Asap 2026: Krisis Tidak Dapat Dibebankan kepada Indonesia Semata

News

Waspada Modus BSU 2026, Kemnaker Minta Pekerja Lindungi Data Pribadi

News

Bandara Riyadh Ubah Terminal Mulai 25 Oktober, Penumpang Diminta Cek Jadwal

News

Demo Anak Muda di Barcelona Berujung Ricuh, Toko Dijarah-Kontainer Dibakar

Humanika

Waktu Terbaik Membaca Ayat Kursi dalam Hadis Nabi Muhammad

News

Demo Yellow Vests, Prancis Dilaporkan Minta Operator Siaga Batasi Medsos

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777