https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Ini Pandangan Islam tentang Anak Perempuan

Vaza Diva | Sabtu, 11/10/2025 13:01 WIB



Dalam ajaran Islam, anak perempuan bukanlah beban atau aib, melainkan anugerah yang membawa keberkahan dan kemuliaan bagi keluarganya. Ilustrasi - ini pandangan Islam tentang anak perempuan (Foto: Pexels/PNW Production)

Jakarta, Jurnas.com - Dalam ajaran Islam, anak perempuan bukanlah beban atau aib, melainkan anugerah yang membawa keberkahan dan kemuliaan bagi keluarganya.

Pandangan ini menegaskan nilai luhur yang sangat kontras dengan budaya jahiliyah masa lampau, di mana kelahiran anak perempuan sering dianggap sebagai aib dan kehinaan.

Islam datang untuk menghapus pandangan keliru itu dan menegakkan prinsip bahwa laki-laki dan perempuan sama-sama berharga di hadapan Allah SWT.

Baca juga :
Nasabah PNM Mekaar Buktikan Pemberdayaan Perempuan Kuatkan Ekonomi Keluarga

Sejak turunnya wahyu, Islam telah memberikan penghormatan tinggi kepada perempuan, termasuk pada tahap paling awal kehidupannya—sebagai anak.

Dalam Al-Qur`an, Allah SWT berfirman:

Baca juga :
Mengenal Hari Tasyrik: Makna, Asal Usul hingga Larangan Puasa

وَإِذَا بُشِّرَ أَحَدُهُم بِالْأُنثَى ظَلَّ وَجْهُهُ مُسْوَدًّا وَهُوَ كَظِيمٌ (٥٨) يَتَوَارَىٰ مِنَ الْقَوْمِ مِن سُوءِ مَا بُشِّرَ بِهِ ۚ أَيُمْسِكُهُ عَلَىٰ هُونٍ أَمْ يَدُسُّهُ فِي التُّرَابِ ۗ أَلَا سَاءَ مَا يَحْكُمُونَ (٥٩)
Artinya: “Dan apabila seseorang dari mereka diberi kabar dengan (kelahiran) anak perempuan, hitamlah (merah padamlah) wajahnya, dan dia sangat marah. Ia menyembunyikan dirinya dari orang banyak karena buruknya berita yang disampaikan kepadanya. Apakah dia akan memeliharanya dengan menanggung kehinaan, atau menguburkannya ke dalam tanah (hidup-hidup)? Sungguh buruk apa yang mereka tetapkan itu.”  (QS. An-Nahl: 58–59)

Ayat ini menggambarkan dengan jelas bagaimana Islam datang untuk menghapus budaya zalim jahiliyah dan menggantinya dengan nilai kasih sayang serta penghargaan terhadap kehidupan setiap anak perempuan.

Baca juga :
Panduan Adab dan Sunah Hari Jumat Sesuai Tuntunan Rasulullah

Rasulullah SAW juga memberikan teladan mulia tentang bagaimana memperlakukan anak perempuan. Dalam sebuah hadis riwayat Bukhari dan Muslim, beliau bersabda:

مَنْ كَانَتْ لَهُ ابْنَتَانِ فَأَحْسَنَ إِلَيْهِمَا كُنَّ لَهُ سِتْرًا مِنَ النَّارِ
Artinya: “Barang siapa memiliki dua anak perempuan lalu memperlakukan mereka dengan baik, maka kedua anak itu akan menjadi penghalang baginya dari api neraka.”  (HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis ini menunjukkan bahwa memelihara dan mendidik anak perempuan dengan kasih sayang dan tanggung jawab merupakan amalan yang sangat mulia di sisi Allah SWT.

Selain itu, Islam menempatkan anak perempuan sebagai bagian penting dalam keluarga dan masyarakat. Mereka memiliki hak yang sama dalam pendidikan, kasih sayang, dan perlindungan.

Dalam sejarah Islam, banyak perempuan yang menunjukkan keteladanan luar biasa, seperti Sayyidah Fatimah az-Zahra, putri Rasulullah SAW, yang dikenal karena kesalehan, kecerdasan, dan keteguhan imannya.

Dengan demikian, pandangan Islam terhadap anak perempuan sangat jelas: mereka adalah amanah dan sumber kemuliaan bagi keluarga. Mendidik dan menghormati mereka bukan hanya kewajiban moral, tetapi juga ibadah yang bernilai tinggi di sisi Allah SWT.

Islam tidak pernah memandang anak perempuan sebagai kelemahan, melainkan sebagai ladang pahala dan pintu menuju ridha Allah SWT.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Info Keislaman Perempuan Al-Qur`an Rasulullah SAW

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777