https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

7 Cara Menghindari Penipuan Travel Umrah Secara Islami dan Cerdas

Agus Mughni | Rabu, 01/10/2025 22:27 WIB



Memilih travel umrah yang amanah bukan hanya soal logika bisnis, tapi juga bagian dari ketaatan dan tanggung jawab syar’i. Berikut adalah tujuh cara menghindari penipuan travel umrah secara islami dan cerdas. Menteri Agama Nasaruddin Umar menjalankan umrah di Tanah Suci Mekah, Arab Saudi (Foto: Ist)

Jakarta, Jurnas.com - Ibadah umrah menjadi dambaan banyak umat Muslim sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT. Namun, di balik semangat spiritual tersebut, muncul risiko besar berupa penipuan oleh biro travel yang tidak bertanggung jawab.

Fenomena travel umrah bodong bukan hal baru, dan setiap tahun selalu saja ada korban yang tertipu dengan janji keberangkatan yang tak pernah terwujud. Kasus-kasus ini menimbulkan kerugian tidak hanya secara materi, tetapi juga secara emosional dan spiritual bagi calon jamaah.

Dalam Al-Qur’an, Allah SWT memperingatkan, “Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil…” (QS. An-Nisa: 29). Ayat ini menegaskan pentingnya menjaga harta dan kejujuran dalam setiap transaksi, termasuk urusan ibadah.

Baca juga :
Anti Ribet! Ini 6 Tips Umrah Mandiri Aman dan Nyaman

Sejalan dengan itu, Rasulullah SAW bersabda, “Pedagang yang jujur lagi amanah akan bersama para nabi, shiddiqin, dan syuhada” (HR. Tirmidzi). Prinsip kejujuran dan amanah itulah yang seharusnya menjadi standar dalam memilih penyelenggara perjalanan ibadah.

Oleh karena itu, memilih travel umrah yang amanah bukan hanya soal logika bisnis, tapi juga bagian dari ketaatan dan tanggung jawab syar’i. Berikut adalah tujuh cara menghindari penipuan travel umrah secara islami dan cerdas.

Baca juga :
50 Travel Umrah Ini Masih Dibekukan, Kini Dapat Peringatan Terakhir

1. Pastikan Legalitas Travel

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah memastikan travel umrah memiliki izin resmi dari Kementerian Agama Republik Indonesia. Legalitas ini dapat dicek secara langsung melalui laman resmi sistem informasi umrah milik pemerintah.

Cek melalui portal resmi https://simpu.kemenag.go.id. Jika nama travel tidak muncul, itu pertanda kuat untuk menjauh.

Baca juga :
Pembekuan Dicabut, 5 Travel Umrah Ini Kembali Beroperasi

2. Jangan Tergiur Harga "Miring"

Selain izin resmi, jamaah juga perlu mencermati penawaran harga yang diberikan biro travel. Umrah adalah ibadah yang membutuhkan biaya realistis, sehingga jika ada tawaran harga yang jauh di bawah standar pasar, hal itu patut dicurigai.

Harga murah sering kali menjadi umpan dalam penipuan, di mana fasilitas tidak sesuai dengan yang dijanjikan, bahkan jadwal keberangkatan pun tak pernah ada kepastian. Dalam banyak kasus, jamaah hanya dijanjikan "menunggu kuota penuh", tanpa adanya kejelasan waktu.

3. Kejujuran & Amanah adalah Standar Syariah

Transparansi menjadi kunci utama. Travel yang amanah akan memberikan detail lengkap mengenai tanggal keberangkatan, maskapai, hotel, serta itinerary selama di tanah suci secara tertulis dan resmi.

4. Jangan Transfer ke Rekening Pribadi

Namun, kewaspadaan tidak cukup hanya berhenti di sana. Metode pembayaran pun harus diperhatikan, sebab travel resmi selalu menggunakan rekening atas nama perusahaan, bukan pribadi.

Rekening pribadi menyulitkan proses pelacakan hukum jika terjadi sengketa. Ini menjadi salah satu modus umum yang digunakan dalam banyak kasus penipuan umrah.

5. Cek Testimoni dan Track Record

Untuk menambah keyakinan, jamaah juga disarankan untuk mengecek jejak digital penyelenggara, baik melalui testimoni jamaah sebelumnya, media sosial, maupun berita resmi. Travel yang baik biasanya memiliki dokumentasi dan laporan kegiatan yang mudah diakses publik.

Selain itu, keberadaan kantor fisik yang jelas juga penting sebagai bentuk tanggung jawab biro travel. Jamaah harus bisa datang langsung, melihat operasionalnya, dan berdialog dengan tim penyelenggara sebelum mengambil keputusan.

6. Pastikan Ada Kontrak Tertulis

Rasulullah SAW pernah menasihati sahabatnya yang membiarkan untanya tanpa diikat, “Ikatlah unta itu, kemudian bertawakallah” (HR. Tirmidzi). Ini menjadi pelajaran bahwa tawakal harus diawali dengan ikhtiar yang serius dan konkret.

Dalam konteks memilih travel umrah, ikhtiar itu bisa berupa permintaan kontrak tertulis yang memuat hak dan kewajiban kedua belah pihak. Dokumen ini juga penting untuk menjamin perlindungan hukum jika terjadi perselisihan.

7. Laporkan Jika Mencurigakan

Apabila ada indikasi penipuan, masyarakat dianjurkan untuk segera melapor ke Kementerian Agama, Otoritas Jasa Keuangan (jika ada unsur pembiayaan), atau Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia. Semakin cepat laporan dilakukan, semakin besar peluang untuk mencegah korban berikutnya.

Memastikan keamanan dalam berumrah bukan semata urusan administratif, tapi juga bagian dari menjaga kemurnian niat ibadah. Dengan sikap teliti, hati-hati, dan tetap tawakal, ibadah umrah dapat terlaksana dengan tenang, aman, dan sesuai tuntunan syariat. (*)

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Travel umrah cara hindari penipuan umrah tips memilih biro umrah

Terkini | Kamis, 06/08/2026 15:01 WIB

Gaya Hidup

Program Ini Dorong UKM untuk Hadirkan Sustainable yang Kreatif

News

KPK Sita Rp9,5 Miliar dari Pengembangan Suap Restitusi Pajak Banjarmasin

News

Rieke: Putusan Sela Kasus Vidi Jadi Koreksi Penting bagi Penegakan Hukum

Gaya Hidup

Penelitian Ungkap Minum Air Saat Makan Cenderung Makan Lebih Banyak

Gaya Hidup

Super El Nino Berpotensi Picu Perubahan Iklim Permanen: Kita Perlu Waspada

News

Dugaan Pelecehan Pasien BPJS oleh Oknum Nakes Harus Diusut Tuntas

News

Iran Ancam Serang Negara Teluk jika AS Lancarkan Serangan Baru

News

Ledia Hanifa: Sensus Ekonomi Fondasi Kebijakan Pembangunan Tepat Sasaran

News

Usai 10 Tahun, Bandara Deir Ezzor Suriah Beroperasi Kembali

News

Ketua Banggar DPR Dorong Penguatan Sektor Industri dan Pertanian

News

Kementerian PU Optimalkan Pembangunan Infrastruktur Dukung Program Presiden

News

Pasukan Israel Serbu Pengungsi Qalandia, Tangkap Puluhan Warga Palestina

News

800 Ribu Pengungsi Perang Lebanon Mulai Kembali ke Kampung Halaman

Humanika

Tidak Sempurna Iman Seseorang Jika Belum Memiliki Sikap Ini

News

Menkeu: Presiden Perintahkan Stimulus Antisipasi Dampak El Nino Disiapkan

News

Menaker: ASN Kemnaker Harus Hadirkan Dampak Nyata bagi Masyarakat

Humanika

Pentingnya Menuntut Ilmu, Simak Hadis dari Rasulullah

News

El Nino Sebabkan 49 Juta Orang Kelaparan

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777