https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

2023, Krakatau Steel Rugi Rp2,03 Triliun

Untung Subagja | Rabu, 05/06/2024 01:35 WIB



2023, Krakatau Steel Rugi Rp2,03 Triliun PT Krakatau Steel (Persero) Tbk

Jakarta, Jurnas.com - Sepanjang tahun 2023, PT Krakatau Steel (Persero) alami rugi bersih USD131,65 juta atau setara Rp2,03 triliun.

Direktur Utama Krakatau Steel Purwono Widodo mengatakan, pendapatan KRAS tahun lalu mencapai USD1,45 miliar atau setara Rp22,45 triliun.

Dari sisi biaya usaha, terjadi penurunan 6% dibanding tahun lalu menjadi Rp1,94 triliun di tahun 2023.

Baca juga :
Danantara Dorong Transformasi Krakatau Steel Perkuat Industri Baja Nasional
Selain itu, ada tambahan kontribusi positif dari bagian laba entitas asosiasi senilai Rp0,64 triliun.

Perusahaan bisa menurunkan total liabilitas sebesar 10% dari USD2,61 miliar menjadi USD2,35 miliar di 2023.

Baca juga :
DPR Usul Bentuk Pansus Krakatau Steel
Hal ini karena adanya pembayaran sebagian pokok utang Tranche A dan Tranche B sebesar USD283,78 juta yang bersumber dari divestasi anak perusahaan maupun optimalisasi lahan.

“Hingga saat ini kami masih terus berupaya mempertahankan pencapaian kinerja terlihat dengan arus kas perseroan yang masih dapat kami jaga tetap positif dengan saldo kas akhir tahun 2023 senilai USD102,7 juta atau setara Rp1,58 triliun atau naik 30 persen dibandingkan tahun 2022,” ujar Purwono.

Baca juga :
BEI Denda Krakatau Steel Rp150 Juta, Ini Sebabnya
Dia mengungkapkan, dengan masih tingginya beban keuangan senilai Rp2 triliun dan rugi selisih kurs USD9,62 juta atau setara Rp148,48 miliar, sehingga KRAS membukukan rugi bersih tahun berjalan Rp2,03 triliun. Serta laba bruto senilai Rp1,74 triliun.

Menurutnya, kerugian yang dialami Krakatau Steel merupakan salah satu dampak tidak beroperasinya fasilitas Hot Strip Mill 1 (HSM#1), penghasil produk utama Hot Rolled Coil (HRC) akibat kerusakan pada switch house Finishing Mill.

Selain itu, aksi korporasi divestasi saham beberapa anak usaha di Subholding Krakatau Sarana Infrastruktur untuk pembayaran utang Tranche B juga berdampak pada penurunan kinerja. Alasannya, di 2023 ini sudah tidak lagi dikonsolidasikan ke Krakatau Steel Group.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Krakatau Steel pendapatan KRAS

Terkini | Selasa, 23/06/2026 05:15 WIB

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777