https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Ketua DPR Minta PLN Buka Akar Masalah Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa

Samrut Lellolsima | Senin, 22/06/2026 18:41 WIB



Akar masalah penyebab gangguan yang berdampak luas bagi masyarakat harus diketahui secara transparan Ketua DPR, Puan Maharani. (Foto: Ist)

Jakarta, Jurnas.com - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta PT PLN (Persero) segera memitigasi dampak pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah Pulau Jawa dalam beberapa pekan terakhir.

Selain itu, Puan juga menekankan pentingnya transparansi PLN dalam menjelaskan akar persoalan yang menyebabkan gangguan pasokan listrik tersebut kepada masyarakat.

Baca juga :
PLN Diminta Perkuat Mitigasi dan Transparansi Informasi Pemadaman Listrik

Menurut Puan, pemadaman listrik yang berlangsung cukup lama telah mengganggu berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari kegiatan ekonomi, pendidikan, layanan kesehatan, komunikasi hingga pekerjaan pada sejumlah sektor strategis.

“Saya sudah mencatat adanya pemadaman bergilir di sejumlah daerah di Pulau Jawa karena gangguan pasokan batu bara dan gangguan teknis pada PLTU. Hal ini tentunya menyebabkan ketidaknyamanan bagi masyarakat yang terdampak,” kata Puan di Jakarta, Senin (22/6).

Baca juga :
Komisi VII: Pemadaman Listrik Rugikan UMKM, PLN Harus Beri Kompensasi

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul kehadiran Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo bersama jajaran manajemen PLN ke Istana Kepresidenan untuk memberikan penjelasan kepada Presiden Prabowo Subianto terkait persoalan pemadaman listrik yang terjadi belakangan ini.

Puan mengapresiasi langkah PLN yang bergerak cepat mencari solusi guna mengurangi dampak pemadaman. Namun demikian, ia menegaskan bahwa upaya pemulihan pasokan listrik tidak boleh menghentikan proses evaluasi menyeluruh terhadap penyebab gangguan yang terjadi.

Baca juga :
DPR Tagih Solusi Jangka Panjang Usai Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa

Menurut dia, PLN perlu memastikan adanya langkah mitigasi yang konkret bagi kelompok masyarakat dan sektor usaha yang paling terdampak akibat pemadaman listrik bergilir tersebut.

“Akar masalah penyebab gangguan yang berdampak luas bagi masyarakat harus diketahui secara transparan,” tegas perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu.

Puan menilai, persoalan pemadaman listrik tidak hanya berkaitan dengan terganggunya aktivitas harian masyarakat, tetapi juga menyangkut isu yang lebih besar, yakni ketahanan infrastruktur energi nasional, perlindungan terhadap pelaku usaha kecil dan menengah, serta kualitas pelayanan publik.

Karena itu, ia meminta insiden pemadaman listrik yang terjadi saat ini dijadikan momentum untuk memperkuat tata kelola sektor energi nasional agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

“Insiden ini harus menjadi pelajaran untuk memperkuat tata kelola sektor energi nasional. Ketahanan energi merupakan pondasi penting bagi investasi, industri, dan pelayanan publik,” ujar Puan.

DPR, lanjut Politikus PDIP ini, akan terus mengawal upaya pemerintah dan PLN dalam memastikan pasokan listrik nasional tetap andal, sekaligus mendorong perbaikan sistem ketahanan energi guna menjamin pelayanan yang optimal bagi masyarakat.

 

 

 

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Ketua DPR Puan Maharani pemadaman listrik PT PLN Pulau Jawa Politikus PDIP

Terkini | Senin, 22/06/2026 20:13 WIB

Terpopuler

Senin, 22/06/2026 03:03 WIB
Gaya Hidup

30 Contoh Ucapan HUT Jakarta, Cocok untuk Postingan Medsos

Jum'at, 19/06/2026 04:04 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Swedia vs Belanda

Senin, 22/06/2026 04:04 WIB
Humanika

Peringatan HUT Jakarta Setiap 22 Juni, Ini Sejarahnya

Humanika

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777