https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Menko AHY: Giant Sea Wall Investasi Jangka Panjang Lindungi Pantura

Samrut Lellolsima | Senin, 22/06/2026 16:58 WIB



Kita menghadapi dua tantangan sekaligus, yaitu kenaikan muka air laut akibat perubahan iklim dan penurunan muka tanah yang terjadi di sejumlah wilayah Pantura. Mentrans Iftitah Sulaiman mendampingi Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono dalam rapat bersama Menteri Bappenas Rachmat Pambudy, di Jakarta (Foto: Istimewa)

Jakarta, Jurnas.com - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan pembangunan Giant Sea Wall atau Tanggul Laut Pantai Utara Jawa merupakan langkah strategis untuk melindungi kawasan pesisir utara Pulau Jawa dari ancaman banjir rob, kenaikan muka air laut, dan penurunan muka tanah yang semakin mengkhawatirkan.

Menurut AHY, proyek Giant Sea Wall tidak sekadar pembangunan tanggul laut, melainkan bagian dari strategi jangka panjang untuk menjaga keselamatan jutaan penduduk serta melindungi kawasan industri, pusat logistik, dan berbagai aktivitas ekonomi nasional yang berada di wilayah Pantai Utara Jawa (Pantura).

Baca juga :
Banggar DPR: Afirmasi Cukai Tekan Peredaran Pita Cukai Rokok Ilegal

“Kita menghadapi dua tantangan sekaligus, yaitu kenaikan muka air laut akibat perubahan iklim dan penurunan muka tanah yang terjadi di sejumlah wilayah Pantura. Karena itu, langkah mitigasi tidak bisa ditunda,” ujar AHY usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Senin (22/6).

AHY menjelaskan pemerintah akan memprioritaskan penanganan kawasan Teluk Jakarta dan koridor Demak-Semarang-Kendal yang selama ini menjadi wilayah paling rentan terhadap banjir rob serta fenomena penurunan muka tanah.

Baca juga :
Said Abdullah: Sikap PDIP Bukan Abu-Abu, Kami Partai Penyeimbang

Menurutnya, pengembangan Giant Sea Wall dirancang sebagai proyek jangka panjang yang membentang dari Banten hingga Jawa Timur dengan panjang sekitar 575 kilometer. Infrastruktur tersebut diharapkan menjadi bagian penting dari strategi adaptasi perubahan iklim sekaligus memperkuat ketahanan kawasan pesisir nasional.

Meski demikian, pemerintah tidak hanya mengandalkan pembangunan tanggul laut sebagai solusi utama. AHY menegaskan pendekatan yang digunakan juga mencakup solusi berbasis alam melalui rehabilitasi mangrove, pemulihan ekosistem pesisir, dan berbagai program konservasi lingkungan lainnya.

Baca juga :
Legislator PDIP Minta Pemerintah Terbuka pada Kritik di Tengah Krisis

“Kami ingin menghadirkan solusi yang tidak hanya kuat secara teknis, tetapi juga berkelanjutan secara lingkungan,” katanya.

Selain berfungsi sebagai pelindung kawasan pesisir, proyek Giant Sea Wall juga diproyeksikan menjadi katalis pertumbuhan ekonomi baru di wilayah Pantura.

Kehadiran infrastruktur tersebut diyakini mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, mendorong pengembangan kawasan strategis, serta menarik investasi yang berdampak pada penciptaan lapangan kerja.

AHY mengungkapkan pemerintah saat ini tengah menyiapkan berbagai skema pembiayaan dan pengembangan kawasan, termasuk melalui pendekatan land value capture, guna memastikan manfaat ekonomi proyek dapat dirasakan secara luas dan berkelanjutan.

Ia menekankan bahwa pembangunan Giant Sea Wall harus dipandang sebagai investasi jangka panjang untuk melindungi masyarakat sekaligus menjaga keberlangsungan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi nasional yang berada di pesisir utara Pulau Jawa.

“Tujuan akhirnya bukan hanya melindungi Pantura, melainkan juga menjadikan kawasan ini lebih produktif, lebih kompetitif, dan mampu menjadi motor pertumbuhan ekonomi nasional di masa depan,” tutup AHY.

 

 

 

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Banggar DPR Menko AHY Giant Sea Wall Laut Pantura Pantai Utara Jawa banjir rob

Terkini | Senin, 22/06/2026 18:43 WIB

Olahraga

Eks Bek Timnas Ungkap Indikasi Ketegangan Bellingham dan Thomas Tuchel

Olahraga

Mbappe: Messi dan Ronaldo Pemain Terbaik di Piala Dunia 2026

Olahraga

Mohamed Salah Bawa Mesir Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026

News

Komisi III Desak Polda Jabar Tangkap Pelaku Penyekapan Perempuan

Olahraga

Pernah Rahasiakan Cedera, Kini Declan Rice Buka Suara

News

Menko AHY: Giant Sea Wall Investasi Jangka Panjang Lindungi Pantura

News

PLN Diminta Perkuat Mitigasi dan Transparansi Informasi Pemadaman Listrik

News

PB PMII Demo di Depan Gedung DPR RI, Ini Deretan Tuntutannya

News

DPR Minta Pemerintah Pastikan Status Lahan Warga di Hutan Lindung

Olahraga

3 Pemain Absen Latihan Jelang Laga Hidup Mati Skotlandia

News

Suap Pejabat Bea Cukai, Bos Blueray Cargo Dituntut 3 Tahun Penjara

News

Mentrans: Ketimpangan Terbesar Bangsa Adalah Kesempatan, Bukan Pendapatan

Olahraga

Maresca Buktikan Renato Veiga Layak Jadi Target Prioritas City

News

Komisi VII: Pemadaman Listrik Rugikan UMKM, PLN Harus Beri Kompensasi

News

Narkoba Senilai Ratusan Juta Dolar Disita dari Kontainer Berlantai Palsu

News

Komisi VIII: Kelas Menengah Mengalami Penurunan, Pemerintah Harus Hadir

Olahraga

Presenter Prancis Minta Maaf usai Kritik Jeremy Doku

News

BKSAP DPR: Diplomasi Indonesia Tidak Bisa Eksklusif oleh Pemerintah Pusat

Terpopuler

Senin, 22/06/2026 03:03 WIB
Gaya Hidup

30 Contoh Ucapan HUT Jakarta, Cocok untuk Postingan Medsos

Jum'at, 19/06/2026 04:04 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Swedia vs Belanda

Senin, 22/06/2026 04:04 WIB
Humanika

Peringatan HUT Jakarta Setiap 22 Juni, Ini Sejarahnya

Humanika

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777