https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Korban "Ghosting" Rentan Kena Kesehatan Mental, Ini 4 Alasannya

Redaksi | Rabu, 20/09/2023 06:01 WIB



Biasanya, pelaku ghosting menghilang tiba-tiba bahkan memutuskan kontak dengan pasangan secara sepihak. Ilustrasi Ghosting (Foto: Solopos)

Jakarta, Jurnas.com - Ghosting adalah sebuah situasi ketika seseorang ditinggalkan begitu saja oleh pasangannya, tanpa ada obrolan atau kalimat putus. Biasanya, pelaku ghosting menghilang tiba-tiba bahkan memutuskan kontak dengan pasangan secara sepihak.

Meskipun orang yang melakukan ghosting memiliki alasan tersendiri, namun meninggalkan pasangan dan menghilang begitu saja bisa menyakiti bahkan bisa membuat pasangan kaget dan kebingungan. Maka dari itu, hindari melakukan ghosting kepada pasangan sebab akan menimbulkan berdampak buruk pada mental si korban ghosting.

Simak 4 dampak buruk yang bisa terjadi kepada kesehatan mental si korban ghosting:

1.  Kebingungan

Korban ghosting akan mengalami kebingungan. Mereka akan merasa dibuang oleh pasangan mereka yang bisa membuat pikiran mereka kacau.

Baca juga :
Pandangan Ibnu Sina tentang Kesehatan Mental yang Mendahului Zaman

2.  Menyalahkan diri sendiri

Karena tidak tahu alasan ditinggalkan atau dicampakkan begitu saja, si korban ghosting ini akan cenderung untuk menghakimi dan menyalahkan dirinya sendiri. Bahkan ia akan menduga-duga kekurangannya dan kesalahannya pada pasangannya. Namun dia tetap berharap bisa mendapatkan penjelasan atas kejadian itu.

3.  Merasa rendah diri

Korban akan merasa rendah diri lantaran tidak dihargai oleh orang yang dicintainya. Dia akan mengira bahwa dirinya memiliki begitu banyak kekurangan sehingga tidak layak dipertahankan dan selayaknya dibuang begitu saja.

Baca juga :
Tips Menjaga Kesehatan Mental yang Bisa Kamu Lakukan Setiap Hari

4. Timbulkan rasa sakit

Korban akan enggan untuk melakukan apapun dan tidak selera untuk makan apapun. Perasaan emosional si korban ghosting yang terganggu ini dapat membuatnya merasakan luka yang setara dengan luka fisik.

Karena dampak buruk yang bisa timbul tersebut, sebaiknya hindari melakukan ghosting terhadap pasangan. Komunikasi apapun tentang hubungan kalian. Meskipun akan menyakiti pasangan di awal, setidaknya pasanganmu tidak akan mengambil asumsi sendiri dan menyalahkan dirinya karena perpisahan kalian.

Baca juga :
Sejarah Hari Kesehatan Mental Sedunia Tiap 10 Oktober dan Makna Peringatannya
Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Ghosting Mental Bahaya Hubungan Percintaan

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777