https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Sosialisasi Germas, Syarief Hasan : Pendidikan dan Kesehatan Prioritas Utama

Eko Budhiarto | Kamis, 24/08/2023 07:34 WIB



Sosialisasi Germas, Syarief Hasan : Pendidikan dan Kesehatan Prioritas Utama Wakil Ketua MPR, Syarief Hasan. (Foto: Humas MPR)

Jakarta, Jurnas.com - Wakil Ketua MPR Sjarifuddin Hasan, menghadiri dan menjadi narasumber sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di Kecamatan Sukanegara, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Rabu (23/8). Sjarifuddin Hasan mengapresiasi penyelenggaraan sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat. Kunci pembangunan sumber daya manusia adalah pendidikan dan hidup sehat.

"Komitmen kita adalah pembangunan sumber daya manusia menjadi prioritas. Kunci pembangunan sumber daya manusia adalah pendidikan dan kesehatan. Pemerintah harus memprioritaskan pendidikan dan kesehatan. Itu prioritas utama, bukan infrastruktur," katanya dalam Sosialisasi Germas. Turut hadir sebagai pembicara sosialisasi Germas terkait penyakit TBC ini adalah praktisi kesehatan dr. Herni Anggraeni dan Sulistyo, SKM (Tim Kerja TBC Kemenkes).

Menurut Syarief Hasan, sapaan Sjarifuddin Hasan, masalah pokok bangsa ini adalah pendidikan dan kesehatan. "Itu tolok ukur suatu negara dikatakan maju. Orang miskin salah satunya karena kesehatan. Karena kalau orang sakit maka biaya yang dikeluarkan cukup besar. Karena itulah kesehatan sangat penting," ujarnya.

Baca juga :
WHO Tetapkan Wabah Ebola Mematikan sebagai Darurat Kesehatan Global

"Hidup sehat sangat penting. Biar memiliki uang, kedudukan, pangkat, tapi kalau tidak sehat, maka tidak berarti apa-apa. Jadi seseorang harus sehat lebih dulu," sambungnya.

Menanggapi data yang menunjukkan Indonesia menempati urutan kedua tertinggi di dunia dalam penyakit TBC, Syarief Hasan mengemukakan dua penyebab tingginya penderita TBC di Indonesia. Pertama, karena jumlah penduduk Indonesia cukup besar. Indonesia menempati urutan keempat dunia dalam jumlah penduduk, setelah China, India, dan Amerika Serikat.

Baca juga :
Lestari Moerdijat: Bangun Ekosistem Literasi dengan Langkah Nyata

Penyebab kedua adalah karena pertumbuhan ekonomi. Bila pertumbuhan ekonomi turun, maka dapat dipastikan anggaran kesehatan juga turun. "Itulah yang menyebabkan ranking penderita TBC di Indonesia naik. Tapi dengan kinerja Kementerian Kesehatan, pada tahun 2024 dan seterusnya, jumlah penderita TBC bisa dikurangi," kata Wakil Ketua MPR dari Fraksi Partai Demokrat ini.

Syarief Hasan memaparkan pertumbuhan ekonomi ketika Presiden Susilo Bambang Yudhyono memulai pemerintahan tahun 2004 hanya berkisar 4 persen. Tapi selama 10 tahun masa pemerintahan SBY, pertumbuhan ekonomi Indonesia rata-rata tumbuh enam persen.

Baca juga :
WHO Deklarasikan Status Gawat Darurat Wabah Ebola di Afrika

"Artinya anggaran untuk kesehatan pun semakin tinggi. Dengan demikian sektor kesehatan kita bisa dimanage dengan baik karena kepedulian pemerintah terhadap kesehatan semakin besar. Meskipun masih muncul masalah, tetapi selalu bisa diperbaiki," ujarnya.

Syarief Hasan kemudian membandingkan dengan masa pandemi Covid-19. Pada masa pandemi Covid-19, pertumbuhan ekonomi Indonesia turun drastis, bahkan pertumbuhan ekonomi Indonesia sempat minus 2,9 persen. "Ternyata, masalah kesehatan pada waktu itu sangat luar biasa. Kondisi kesehatan masyarakat pada saat itu cukup buruk. Banyak orang sakit, rumah sakit pun penuh karena Covid-19 dan penyakit lainnya," imbuhnya.

Tetapi Alhamdulillah, lanjut Syarief, pemerintah bisa mengatasi kondisi kesehatan masyarakat pada waktu itu. "Sekarang rata-rata pertumbuhan ekonomi 4-5 persen. Ini belum cukup, karena itu kita selalu mendorong agar anggaran kesehatan karena untuk sumber daya manusia menjadi perhatian. Ini adalah komitmen kita," kata anggota DPR dari Daerah Pemilihan Kabupaten/Kota Cianjur dan kota Bogor ini.

Bila pertumbuhan ekonomi naik, tambah Syarief Hasan, maka anggaran untuk sumber daya manusia pun yang dikelola antara lain oleh Kementerian Kesehatan akan lebih besar. "Ke depan, anggaran kesehatan akan ditingkatkan sehingga meskipun jumlah penduduk Indonesia bertambah, masalah kesehatan masih bisa ditangani," pungkasnya.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kinerja MPR Syarief Hasan Hidup Sehat Pendidikan Kesehatan

Terkini | Senin, 22/06/2026 19:06 WIB

Olahraga

Lionel Scaloni Bantah Hoaks Ayah Messi Meninggal Dunia

News

Ketua DPR Minta PLN Buka Akar Masalah Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa

Olahraga

Eks Bek Timnas Ungkap Indikasi Ketegangan Bellingham dan Thomas Tuchel

Olahraga

Mbappe: Messi dan Ronaldo Pemain Terbaik di Piala Dunia 2026

Olahraga

Mohamed Salah Bawa Mesir Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026

News

Komisi III Desak Polda Jabar Tangkap Pelaku Penyekapan Perempuan

Olahraga

Pernah Rahasiakan Cedera, Kini Declan Rice Buka Suara

News

Menko AHY: Giant Sea Wall Investasi Jangka Panjang Lindungi Pantura

News

PLN Diminta Perkuat Mitigasi dan Transparansi Informasi Pemadaman Listrik

News

PB PMII Demo di Depan Gedung DPR RI, Ini Deretan Tuntutannya

News

DPR Minta Pemerintah Pastikan Status Lahan Warga di Hutan Lindung

Olahraga

3 Pemain Absen Latihan Jelang Laga Hidup Mati Skotlandia

News

Suap Pejabat Bea Cukai, Bos Blueray Cargo Dituntut 3 Tahun Penjara

News

Mentrans: Ketimpangan Terbesar Bangsa Adalah Kesempatan, Bukan Pendapatan

Olahraga

Maresca Buktikan Renato Veiga Layak Jadi Target Prioritas City

News

Komisi VII: Pemadaman Listrik Rugikan UMKM, PLN Harus Beri Kompensasi

News

Narkoba Senilai Ratusan Juta Dolar Disita dari Kontainer Berlantai Palsu

News

Komisi VIII: Kelas Menengah Mengalami Penurunan, Pemerintah Harus Hadir

Terpopuler

Senin, 22/06/2026 03:03 WIB
Gaya Hidup

30 Contoh Ucapan HUT Jakarta, Cocok untuk Postingan Medsos

Jum'at, 19/06/2026 04:04 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Swedia vs Belanda

Senin, 22/06/2026 04:04 WIB
Humanika

Peringatan HUT Jakarta Setiap 22 Juni, Ini Sejarahnya

Humanika

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777