https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Biasa Suntik Mati Hewan, Dokter Ini Stres dan Bunuh Diri

Sundari | Minggu, 19/02/2017 12:03 WIB



Sebelum kematiannya, Chih-Cheng sempat menuliskan pesan, agar pemerintah membiarkan binatang liar untuk tetap hidup.  Chien Chih-Cheng

Taiwan - Profesi yang dijalani seorang pecinta  hewan ini begitu tragis. Dia harus membunuh dirinya dengan cara yang selama ini digunakan juga untuk  membunuh hewan. Penyebabnya, karena stress dan merasa salah setelah membunuh ratusan hewan yang ditanganinya.

Perempuan penyayang hewan itu bernama Chien Chih-Cheng berusia 31 tahun. cara kematiannya dengan tidak tindakan nekad melakukan eutanasia.  Merupakan tindakan menyuntikan obat yang dapat menghentikan pernapasan. Umumnya tindakan ini dilakukan oleh dokter pada pasien yang memiliki harapan hidup rendah dan ingin mempercepat kematiannya.

Dilansir Oddity Central, Chih-Cheng sebelumnya adalah seorang pecinta hewan yang memutuskan bekerja di penampungan binatang di Sinwu, Taoyuan. Yang dilakukan selama itu, hanya membantu binatang liar untuk diadapsi keluarga baru.

Baca juga :
The Power of Kucing
Namun apabila ada binatang yang sudah sekian lama tidak mendapat keluarga baru, Chih-Cheng terpaksa harus menyuntik mati untuk mengurangi beban penampungan.  Cara yang dilakukannya, justru mendapat kecaman, bahkan diprotes.  Strees, Chih-Cheng menyuntik mati dirinya dengan cairan yang biasa disuntik untuk mematikan binatang dipenampungannya.

Sebelum kematiannya, Chih-Cheng sempat menuliskan pesan, agar pemerintah membiarkan binatang liar untuk tetap hidup.  "Saya harap, dengan kepergianku kalian sadar bahwa binatang juga makhluk hidup. Saya harap pemerintah mengerti bagaimana mengendalikan sumber masalah," tulis Chih-Cheng.

Baca juga :
The Real Catwoman! Halle Berry Sering Didatangi Kucing Liar
Dengan tulisan itu, pemerintah sadar dan akhirnya membuat larangan suntik mati terhadap binatang liar. Bahkan berencana akan melakukan investasi sekisaran Rp70an miliar dan peraturan denda bagi yang meninggalkan peliharaan di penampungan.

Seorang dewan kota setempat, Wang Hao Yu mengatakan, Chih-Cheng stress dan kesal karena banyak mendapat kecaman atas tindakannya selama ini. Apalagi dengan disebutnya sebagai "tukang jagal". "Hal itu sangat menyakiti hatinya mengingat ia sendiri adalah pecinta hewan," tulis Yu.

Baca juga :
Takut Sial Setelah Tabrak Kucing? Dalam Islam, Itu Disebut Tathayyur

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Adopsi Hewan Eutanasia Kucing

Terpopuler

Kamis, 23/07/2026 04:04 WIB
Gaya Hidup

20 Contoh Ucapan Hari Anak Nasional yang Penuh Makna

Rabu, 22/07/2026 01:01 WIB
Humanika

22 Juli 2026: Cek Daftar Peringatan Hari Ini

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777