https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

KCI Siap Kucurkan Rp4 Triliun Beli Kereta Produksi INKA

Untung Subagja | Kamis, 02/03/2023 08:05 WIB



Vice President Corporate Secretary KCI Anne Purba mengatakan, 16 trainset sudah dipesan dengan nilai kurang lebih Rp4 Triliun Ilustrasi KRL (Genpi)

Jakarta, Jurnas.com - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) siap kucurkan Rp4 triliun untuk membeli kereta produksi PT INKA. Saat ini KCI melakukan pengadaan kereta baru sebanyak 16 kereta produksi lokal melalui PT INKA.

Vice President Corporate Secretary KCI Anne Purba mengatakan, 16 trainset sudah dipesan dengan nilai kurang lebih Rp4 Triliun, bahkan kesepakatan awal Memorandum of Understanding (MoU) sejak tahun 2022 sudah ditandatangani.

"Kereta ini akan dapat dioperasikan pada tahun 2025-2026," kata Anne dalam keterangan tertulis, Rabu (1/3/2023).

Baca juga :
Prabowo Ucapkan Terimakasih ke PDIP dan Megawati

Penambahan kereta tersebut diperuntukkan, pasalnya KCI melayani lebih dari 800 ribu pengguna per hari (Sebelum pendemi sudah dapat melayani 1,2 juta pengguna per hari). Dan diperkirakan akan terjadi penambahan sering berjalannya waktu.

Selain itu, KAI Commuter juga merencanakan pengadaan kereta bukan baru yakni untuk mengganti/me-replace kereta yang rencananya akan dikonservasi mulai tahun ini (2023) sebanyak 10 rangkaian dan 19 pada tahun 2024. Namun pengadaan tersebut terganjal oleh izin dari Kementerian Perindustrian.

Baca juga :
Studi Global Ingatkan Konservasi Alam Tak Bisa Abaikan Warga Lokal

Meski begitu, Anne mengatakan bahwa pengadaan tersebut merupakan pilihan utama pihaknya untuk menggantikan rangkaian kereta KRL yang akan dikonversikan tahun ini.

Anne mengatakan, keputusan pemilihan tersebut didapatkan setelah pihaknya melakukan Forum Group Discussion (FGD) terlebih dulu dengan melibatkan para stakeholders baik dari Kementerian, Pengamat dan komunitas pengguna commuterline.

Baca juga :
Prabowo Umumkan Ekspor Batu Bara dan Kelapa Sawit Wajib Lewat BUMN

"Hasilnya, impor kereta bukan baru memang menjadi pilihan utama untuk menggantikan kereta-kereta yang dikonservasi," kata Anne.

Anne mengatakan bahwa ada pilihan lain selain impor kereta bekas dari Jepang, yakni dengan melakukan upgrade teknologi, akan tetapi hal itu membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan mengimpor kereta.

"Hanya saja pilihan tersebut membutuhkan waktu 1-2 tahun untuk pengerjaannya. KAI Commuter juga sudah berdiskusi dengan PT INKA, Jepang dan Spanyol terkait sharing upgrade teknologi ini," katanya

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Commuter Line INKA KRL

Terpopuler

Humanika

Minggu, 05/07/2026 23:59 WIB

Apakah Sholat Safar Harus di Masjid?

Minggu, 05/07/2026 23:30 WIB

Lima Doa Setelah Melaksanakan Sholat Safar

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777