https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

2022, Produksi Nikel Vale Indonesia Menurun

Untung Subagja | Rabu, 01/02/2023 19:05 WIB



Penurunan produksi perseroan pada tahun lalu utamanya disebabkan oleh keterlambatan dalam penyelesaian pembangunan kembali Tanur 4 Ilustrasi Tambang Nikel (dua-energi.com)

Jakarta, Jurnas.com - Sepanjang tahun 2022, produksi nikel PT Vale Indonesia Tbk (INCO) menurun dengan hanya mencatatkan produksi sebesar 60.090 metrik ton nikel dalam matte.

Angka produksi tahun lalu mengalami penurunan jika dibandingkan dengan keseluruhan produksi pada 2021 yang tercatat sebesar 65.388 metrik ton.

Presiden Direktur INCO Febriany Eddy mengatakan bahwa penurunan produksi perseroan pada tahun lalu utamanya disebabkan oleh keterlambatan dalam penyelesaian pembangunan kembali Tanur 4.

Baca juga :
Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara Terkait Pemerasan Sertifikasi K3

“Kinerja Tanur 1, Tanur 2 dan Tanur 3 berada di atas anggaran untuk tahun 2022, namun produksi tahunan secara keseluruhan lebih rendah dari target kami sebelumnya terutama karena keterlambatan dalam penyelesaian pembangunan kembali Tanur 4,” kata Febrianny dalam keterangan resmi yang dikutip Selasa (1/2/2023).

Secara rinci, produksi pada kuartal IV tahun 2022 mencapai 16.183 metrik ton nikel dalam matte. Angka itu 8% lebih rendah dibandingkan dengan volume produksi yang direalisasikan pada kuartal III 2022 yang sebesar 17.513 metrik ton.

Baca juga :
Presiden Lebanon Siap Tempuh Cara Mustahil Setop Perang

Sementara itu secara year on year, basis produksi perseroan pada 2022 juga menurun 8% dibandingkan dengan produksi pada 2021, utamanya disebabkan oleh adanya pelaksanaan proyek pembangunan kembali Tanur 4 pada semester pertama tahun 2022.

Di sisi lain, perseroan telah menggelontorkan dana sebesar USD2,91 juta untuk kegiatan eksplorasi pada Oktober hingga Desember 2022 lalu.

Baca juga :
Pemerintah Ajak Anak Muda Jadi Pelopor Pembangunan Kawasan Transmigrasi

Pada Oktober 2022 perseroan melakukan kegiatan eksplorasi di dalam daerah Kontrak Karya yakni, Blok Sorowako dan Sorowako Outer Area di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan dan Blok Bahodopi di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, serta Blok Pomalaa di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.

Selanjutnya, pada November 2022 perseroan melakukan kegiatan eksplorasi pada daerah yang sama dan mengeluarkan biaya sebesar USD1,01 juta, serta pada Desember 2022 perseroan menghabiskan dana untuk eksplorasi sebesar USD942.964.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Nikel Vale Indonesia eksplorasi

Terpopuler

Selasa, 07/07/2026 06:06 WIB
Humanika

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Norwegia

Senin, 06/07/2026 17:15 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Swiss vs Kolombia

Minggu, 05/07/2026 20:30 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Portugal vs Spanyol

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777