https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Sjarifuddin Hasan: Netralitas Penyelenggara Pemilu dan Pemerintah Serta Aparatnya Harus Dijaga

M Sahlan | Sabtu, 14/01/2023 18:22 WIB



Meski di Tahun Politik namun persatuan dan kesatuan tetap kita kedepankan. Wakil Ketua MPR, Syarief Hasan. (Foto: Humas MPR)

Pacitan, Jurnas.com - Tahun 2023 disebut sebagai tahun politik dan tentu seluruh partai akan bekerja keras dan maksimal untuk lolos ambang batas Parlemen Pemilu 2024 dan juga bisa menghantar calon presiden yang didukungnya untuk memenangi kontestasi Pilpres 2024.

Menanggapi hal yang demikian Wakil ketua MPR Sjarifuddin Hasan, berharap seluruh partai yang ikut dalam kontestasi pemilu untuk bersikap saling menghargai. “Semua partai pasti akan mempersiapkan dirinya dengan baik untuk mengikuti pemilu”, ujarnya saat melakukan kunjungan kerja di Pacitan, Jawa Timur, 14 Januari 2023.

Di tahun politik menurut Politisi Partai Demokrat itu paling penting adalah bagaimana stabilitas politik tetap terjaga. “Meski di Tahun Politik namun persatuan dan kesatuan tetap kita kedepankan”, ujarnya.

Baca juga :
Investasi Budaya Dorong Ekonomi Kreatif dan Pariwisata Daerah

Tidak hanya itu yang diinginkan dan diharapkan oleh pria asal Sulawesi Selatan itu. Dirinya secara tegas mengatakan netralitas para penyelenggara pemilu, termasuk pemerintah dan aparatnya harus terjaga.

Hal demikian ditekankan agar pemilu sebagai wujud kedaulatan rakyat bisa terselenggara secara demokratis, jujur dan adil. “Jangan ada intervensi dan bentuk-bentuk sejenis lainnya”, tuturnya. Ditambahkan pemilu perlu dijaga agar pesta demokrasi terwujud secara adil dan transparan sesuai pilihan masing masing.

Baca juga :
Komisi X DPR Akan Bawa Aspirasi Dosen PPPK ke Kemdiktisaintek

Untuk mewujudkan demokrasi yang adil itulah maka sistem pemilu yang terbuka dianggap yang paling ideal dan tepat. “Sistem terbuka merupakan bentuk kedaulatan rakyat yang terjamin”, ujar Sjarifuddin Hasan.

Dengan sistem terbuka menurut Sjarifuddin Hasan rakyat atau pemilih benar-benar bebas memilih caleg yang dia sukai, kenal, dan terbukti reputasinya. “Kalau sistem yang digunakan tertutup maka rakyat tidak tahu siapa yang dia pilih”, paparnya. Sistem tertutup membuat rakyat tidak tahu siapa-siapa saja yang diusung oleh partai. “Jadi lagi-lagi yang terbaik adalah sistem pemilu terbuka”, ujarnya.

Baca juga :
Paripurna DPR Setujui RUU Polri Jadi Usul Inisiatif Komisi III

Sistem terbuka dikatakan oleh Sjarifuddin Hasan, akan membuat seluruh caleg akan bekerja keras turun ke lapangan bertemu dengan Rakyat. Mereka akan memperkenalkan diri, bersosialisasi, dan bertatap muka dengan rakyat sehingga rakyat tahu bagaimana komitmen caleg tersebut.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kinerja MPR Sjarifuddin Hasan Politik Netralitas Caleg Pemilu

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777