https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Kementan Kembangkan Teknologi Soil Block Budidaya Bawang dan Cabai di Jawa Tengah

Supianto | Senin, 19/12/2022 13:56 WIB



Kementan Kembangkan Teknologi Soil Block Budidaya Bawang dan Cabai di Jawa Tengah. Direktur Jenderal Hortikultura, Kementerian Pertanian (Kementan), Prihasto Setyanto melakukan tanam perdana komoditas bawang merah dan cabai di Desa Tuksari, Kecamatan Bansari, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Minggu, (18/12).

JAKARTA, Jurnas.com - Direktur Jenderal Hortikultura, Kementerian Pertanian (Kementan), Prihasto Setyanto melakukan tanam perdana komoditas bawang merah dan cabai di Desa Tuksari, Kecamatan Bansari, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Minggu, (18/12).

Penanaman perdana dua komoditas tersebut merupakan program percontohan penerapan teknologi soil block yang digagas Direktorat Jenderal Hortikultura.

Kegiatan ini sebagai upaya memenuhi ketersediaan cabai serta bawang merah dan putih, Kementan mengembangkan teknologi soil block. Selain ramah lingkungan, teknologi tersebut dinilai mampu mempercepat dan meningkatkan hasil panen produk hortikultura.

Baca juga :
Hari Ini, Rawit Merah Rp63.850 per Kilogram

"Soil block merupakan teknik persemaian benih bawang dan cabai ramah lingkungan yang memanfaatkan limbah organik, karena semua bahan persemaian yang digunakan adalah sedimentasi rawa. Selain itu dikombinasikan dengan pupuk kandang, fosfat alam, kapur dolomit, cocopeat dan gambut," ujar Prihasto.

Melalui teknologi soil block, lanjut Prihasto, nantinya tanaman tumbuh subur dan hasil panen meningkat dibandingkan dengan penanaman biasa. Ia menyebutkan, di lahan satu hektare lahan bawang merah, bisa memanen lebih dari 12 ton.

Baca juga :
Harga Cabai Rawit Merah Capai Rp61.050 per Kilogram

Sementara untuk cabai, satu kali petik bisa menghasilkan dua hingga dua setengah kuintal.

"Kami turun bersama-sama tanam dengan teknologi soil block yang saya katakan lebih mudah, cepat, dan murah dan baik untuk dikembangkan. Kita bisa menjaga komoditas yang berpengaruh pada inflasi khususnya bawang dan cabai untuk nanti kita menghadapi bulan puasa dan lebaran nanti. Di Indonesia lahan potensial untuk pengembangan teknologi soil block pada budi daya bawang dan cabai seluas 250 ribu hektare," tutup Prihasto.

Baca juga :
PIHPS Catat Harga Cabai Rawit Tembus Rp85.750 per Kilo

Sebagai informasi, program percontohan soil block ini diterapkan pada 5 juta semaian cabai dan 5 juta semaian true seed of shallot (TSS). Untuk 5 juta semaian cabai didistribusikan ke Temanggung, Wonosobo, Banjarnegara, Magelang, Gunung Kidul, Majalengka, Kuningan, Sumedang, Garut, Cianjur, dan Sukabumi dengan total lahan seluas 250 hektare.

Sementara itu itu soil block 5 juta semaian TSS didistribusikan ke Temanggung dan Wonosobo total untuk lahan seluas 10 hektare.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Prihasto Setyanto Bawang Merah Cabai Soil Block Ditjen Hortikultura

Terpopuler

Selasa, 07/07/2026 06:06 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Norwegia

Senin, 06/07/2026 17:15 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Swiss vs Kolombia

Selasa, 07/07/2026 04:04 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Prancis vs Maroko

Selasa, 07/07/2026 11:44 WIB
Olahraga

Persib Resmi Lepas Andrew Jung dengan Harga Fantastis

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777