https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Teknologi Pertanian Jamin Kebutuhan Pangan Penduduk

Supianto | Sabtu, 17/12/2022 12:45 WIB



Teknologi Pertanian Jamin Kebutuhan Pangan Penduduk. Menteri Pertanian (Menran), Syahrul Yasin Limpo didampingi Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana (Dirjen PSP), Ali Jamil di acara Harmonisasi dan Refleksi Kinerja Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Tahun 2022, Jakarta, Sabtu (17/12).

JAKARTA, Jurnas.com - Pentingnya teknologi untuk mendukung aktivitas pertanian disampaikan dalam Harmonisasi Dan Refleksi Kinerja Direktorat Jenderal Prasarana Dan Sarana Pertanian Tahun 2022, Minggu (18/12). Dalam kegiatan ini, disampaikan juga capaian Ditjen PSP.

"Pertanian tak mungkin bisa mencukupi kebutuhan penduduk yang terus bertambah tanpa teknologi. Untuk itu, Kementerian Pertanian (Kementan) berinisiatif menggenjot produktivitas pertanian dengan meluncurkan Revolusi Industri 4.0 di bidang pertanian untuk menjawab tantangan," kata Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo.

Dia menjelaskan, modernisasi teknologi dunia berkembang sangat cepat, termasuk di bidang pertanian. Pengembangan pertanian moderen lebih lanjut saat ini menuju kepada model pertanian cerdas (smart farming).

Baca juga :
Percepat Swasembada, PVTPP Dorong Sukabumi Optimalikan Luas Area Tanam

Menurut Mentan, dalam konteks pengembangan sesuai amanat Perpres 18/2020 tentang RPJMN 2020  2024, Bappenas menjabarkan secara spesifik program pertanian cerdas (smart farming) ini dengan istilah Pertanian Presisi.

"Pertanian Cerdas atau Pertanian Presisi ini merupakan sebuah mekanisme pengelolaan lahan pertanian menjadi jauh lebih produktif dan efisien melalui keterlibatan teknologi informasi," ujarnya.

Baca juga :
Embung dan Smart Farming Dinilai Penting untuk Swasembada Pangan

Pertanian presisi melibatkan beberapa sistem pertanian modern yaitu sistem mekanisasi, otomatisasi kontrol, kegiatan monitoring dengan pemanfaatan big data sampai dengan teknologi internet of things (IoT) serta machine learning.

"Strategi untuk pengembangan pertanian modern yang dilakukan Kementerian Pertanian adalah dengan meningkatkan level teknologi dari kondisi existing secara selektif dan spesifik," terangnya.

Baca juga :
KPK Panggil Anak Eks Mentan SYL Terkait Kasus TPPU

Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Ali Jamil mengatakan, pembangunan pertanian yang maju, mandiri dan modern merupakan langkah terobosan yang sangat relevan untuk memecahkan, mengatasi sekaligus menjadi solusi dari kompleksnya permasalahan maupun tantangan yang dihadapi.

"Untuk mewujudkan pertanian yang maju, mandiri dan modern memerlukan dukungan penyediaan prasarana dan sarana pertanian (Prasatani) untuk kelancaran dan keberhasilan kegiatannya," terangnya.

Ali menambahkan, pembangunan Prasatani yang selama ini parsial, perlu disesuaikan menjadi terintegrasi dan berbasis kawasan pertanian dengan empat prinsip keterpaduan.

"Yaitu keterpaduan teknologi produksi, keterpaduan jenis prasarana dan sarana, keterpaduan SDM dan lembaga pengelola, serta keterpaduan kegiatan dalam penyediaan dan pengelolaan," terangnya.

Ali juga memaparkan kinerja PSP hingga 15 Desember 2022. Dia melaporkan jika kegiatan RJIT mencapai 3.827 unit, Irigasi perpompaan 297 unit, Irigasi Perpipaan 146 unit, embung/dam parit/long storage 396 unit, bangunan konservasi air dan anomali iklim 396 unit, optimasi lahan rawa 10.623,15 hektare,  optimasi lahan kering 9.931 hektare," ujarnya.

Sementara ekstensifikasi 934,72 hektare, intensifikasi 4.707 hektare, JUT 846 unit, alsintan (TR-4 730 unit, TR-2 5.000 unit, Pompa Air 3.718 unit, Hand Sprayer 8.006 unit, alat tanam jagung dorong 1.754 unit, Cultivator 2.240 unit), UPPO 991 unit, AUTP 250.511 hektare, AUTS 58.251 ekor, pupuk bersubsidi 7.082.147 ton, 67.956 liter, KUR Rp 108,196,898,986,434.

"Capaian tersebut tidak terlepas dari dukungan stakeholder (Pemerintah Daerah, BUMN, Asosiasi) sehingga pada kesempatan ini Ditjen PSP menyelenggarakan kegiatan Harmonisasi dan Refleksi Kinerja Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian," katanya.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Teknologi Pertanian PSP Kementan Ali Jamil Syahrul Yasin Limpo

Terpopuler

Selasa, 07/07/2026 06:06 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Norwegia

Senin, 06/07/2026 17:15 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Swiss vs Kolombia

Selasa, 07/07/2026 04:04 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Prancis vs Maroko

Selasa, 07/07/2026 11:44 WIB
Olahraga

Persib Resmi Lepas Andrew Jung dengan Harga Fantastis

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777