https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Kisah Mane Pilih Mati Ketimbang Absen di Timnas Senegal

Mutiul Alim | Kamis, 07/07/2022 19:33 WIB



Kisah Mane Pilih Mati Ketimbang Absen di Timnas Senegal Penyerang Bayern Munich, Sadio Mane (Foto: Goal)

Berlin, Jurnas.com - Sadio Mane memiliki kisah unik ketika membela timnas Senegal di Piala Afrika awal tahun ini. Ketika itu, dia mengalami gegar otak dalam pertandingan 16 besar kontra Cape Verde usai bertabrakan dengan Vozinha.

Cedera membuat Mane terpaksa meninggalkan lapangan lebih awal, tak lama setelah mencetak gol pembuka dalam kemenangan 2-0.

Klubnya, Liverpool, menyarankan Mane istirahat setidaknya lima hari untuk pemulihan. Namun, perintah ini ditolak oleh sang pemain, dan siap mati di lapangan untuk membela timnas.

Baca juga :
Piala Afrika 2025, Maroko dan Afrika Selatan ke 16 Besar

"Liverpool menekan federasi dan menulis surat kepada FIFA bahwa saya membutuhkan setidaknya lima hari istirahat, sehingga saya harus melewatkan perempat final," tutur Mane dikutip dari Goal pada Kamis (7/7).

"Dokter timnas kami juga harus mengikuti aturan itu. Ketika mereka mengatakan itu kepada saya, saya menelepon pelatih dan mengatakan kepadanya `Dokter tidak ingin saya bermain tetapi Anda harus menempatkan saya sebagai starter`," imbuh dia.

Baca juga :
Franck Kessie Siap Pertahankan Gelar Piala Afrika 2025

"Saya menelepon presiden federasi dan mengatakan kepadanya, bahwa kami perlu mengadakan pertemuan karena saya harus bermain. Aku bisa menyerahkan hidupku."

Pada akhirnya, pelatih tetap menurunkan Mane dalam laga melawan Guinea Khatulistiwa di babak delapan besar. Dia menegaskan, jika dia akan bertanggung jawab atas apapun yang terjadi di lapangan.

Baca juga :
Mbeumo Tak Sabar Jalani Debut Piala Afrika Bersama Kamerun

"Jika saya mati, mereka harus mengatakan itu salah saya. Bukan salah siapa-siapa. Mereka berkata `Sadio, Anda tidak bisa bermain` tetapi saya berkata `tidak, tidak, itu tidak mungkin`," tegas dia,

"Saat itu sekitar jam 1 atau 2 pagi, semua orang panik dan saya berkata `pelatih, saya tahu bahkan Anda takut. Tulis saja surat yang mengatakan saya bermain secara sukarela jika saya mati atau apa pun yang terjadi`. Semua orang tegang," lanjut dia.

Setelah dipastikan akan menghadapi Guinea Khatulistiwa, Mane membantu Senegal meraih kemenangan 3-1. Senegal lalu menang dengan skor yang sama atas Burkina Faso di semi-final, sebelum berhadapan dengan Mesir di final dan keluar sebagai juara.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Sadio Mane Timnas Senegal Gegar Otak Piala Afrika

Terpopuler

Rabu, 30/09/2026 03:03 WIB
Gaya Hidup

10 Tokoh yang Gugur dalam Pemberontakan G30S PKI

Senin, 28/09/2026 10:30 WIB
Olahraga

Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Malaysia

Senin, 28/09/2026 09:25 WIB
Gaya Hidup

Hari Kereta Api Nasional Setiap 28 September, Ini Sejarahnya

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777