https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Presiden UEFA: Liga Super Mati gegara Sepi Peminat

Mutiul Alim | Minggu, 26/06/2022 09:51 WIB



Presiden UEFA: Liga Super Mati gegara Sepi Peminat Logo UEFA (foto: Google)

London, Jurnas.com - Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, menyikapi perseteruan yang sedang berlangsung antara badan pengatur sepak bola Eropa, dengan klub-klub yang ingin mendorong pembentukan Liga Super.

Setelah menekankan bahwa UEFA tidak berniat memonopoli, ia menyatakan keyakinannya bahwa tidak ada tim, selain Real Madrid, Barcelona, dan Juventus, yang bersedia berpartisipasi dalam proyek Liga Super.

"Saya akan mengatakan bahwa UEFA bukanlah monopoli. Anda bebas untuk ikut atau tidak. Anda dapat berpartisipasi dalam piala kami atau mengaturnya sendiri. Tapi kemudian, bukankah masuk akal jika Anda tidak bermain di piala kami?" kata Ceferin kepada La Gazzetta dello Sport dikutip dari Marca pada Minggu (26/6).

Baca juga :
UEFA Gandeng Concacaf, Dorong Pengembangan Sepak Bola Lintas Kawasan

"Apapun keputusan pengadilan, tidak ada yang berubah. Liga Super mati karena tidak ada yang mau berpartisipasi. Saya hanya melihat tiga orang marah kepada semua orang, membawa semua orang ke pengadilan," imbuh dia.

Ceferin juga membeberkan hubungannya dengan presiden Real Madrid Florentino Perez, yang mengepalai proyek Liga Super.

Baca juga :
FIFA Tambah Dana Operasional Timnas yang Lolos ke Piala Dunia 2026

"Saya bersama Florentino Perez dan saya menghormati protokol, UEFA bukan milik saya," tambah Ceferin.

"Di final di Paris, kami berdampingan. Kami saling memberi selamat, tapi itu saja," sambung dia.

Baca juga :
FIFA Resmi Umumkan 52 Wasit Utama untuk Pimpin Piala Dunia 2026

Terkait keluhan sejumlah pemain bintang yang mempersoalkan padatnya jadwal pertandingan, Ceferin menekankan bahwa hal ini bukan permintaan UEFA, melainkan presiden Federasi Eropa dan klub.

"Sangat mudah untuk selalu menyerang UEFA dan FIFA, tetapi sederhana, jika Anda bermain lebih sedikit, Anda dibayar lebih sedikit," kata Ceferin.

"Yang seharusnya mengeluh adalah pekerja pabrik yang dibayar seribu euro sebulan," tutup dia.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Liga Super UEFA Aleksander Ceferin FIFA

Terpopuler

Rabu, 30/09/2026 03:03 WIB
Gaya Hidup

10 Tokoh yang Gugur dalam Pemberontakan G30S PKI

Senin, 28/09/2026 10:30 WIB
Olahraga

Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Malaysia

Senin, 28/09/2026 09:25 WIB
Gaya Hidup

Hari Kereta Api Nasional Setiap 28 September, Ini Sejarahnya

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777