https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Pencegahan dan Penanggulangan Kasus Stunting Butuh Kerja Sama Semua Pihak

Aliyudin Sofyan | Minggu, 29/05/2022 13:29 WIB



BKKBN terus berupaya menurunkan angka stunting lewat pelayanan Keluarga Berencana (KB) di setiap daerah. Wakil Ketua MPR, Lestari Moerdijat. (Foto: Humas MPR)

Jakarta, Jurnas.com - Kolaborasi antara para pemangku kepentingan sangat penting untuk mengakselerasi upaya pencegahan dan menanggulangi kasus stunting di tanah air.

"Untuk menanggulangi dengan segera kasus-kasus stunting di tanah air memang membutuhkan kerja sama semua pihak dalam meningkatkan kualitas hidup setiap keluarga di Indonesia," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Minggu (29/5).

Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Hasto Wardoyo dalam satu kesempatan mengungkapkan sebanyak 21,9 juta keluarga di Indonesia teridentifikasi sebagai keluarga berisiko stunting.

Baca juga :
Lestari Moerdijat: Bangun Ekosistem Literasi dengan Langkah Nyata

Karena itu, BKKBN terus berupaya menurunkan angka stunting lewat pelayanan Keluarga Berencana (KB) di setiap daerah.

Menurut Lestari, mengakselerasi langkah penanggulangan stunting lewat berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas hidup setiap keluarga merupakan langkah yang strategis.

Baca juga :
MPR Dorong Nasionalisme Generasi Muda Lewat LKBB-PB NTB 2026 di Mataram

BKKBN sebagai salah satu lembaga yang memiliki kemampuan untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga lewat pendekatan kesehatan dan pemenuhan gizi keluarga, ujar Rerie, sapaan akrab Lestari, harus mendapat dukungan dari para pemangku kepentingan.

Upaya meningkatkan kualitas hidup keluarga, jelas Rerie, tidak hanya sekadar memberi pengetahuan tentang pentingnya pemenuhan gizi keluarga.

Baca juga :
Eddy Soeparno Hormati SMAN 1 Pontianak, Tegaskan Tak Boleh Ada Intimidasi

Namun lebih dari itu, tegas Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, bagaimana cara agar keluarga itu dapat memenuhi kecukupan gizi bagi anggota keluargannya menjadi penting.

Sejumlah pendekatan agar setiap keluarga di Indonesia bisa memenuhi kecukupan gizi keluarga, menurut Rerie, bisa dilakukan lewat upaya peningkatan ekonomi keluarga dan kemampuan keluarga memanfaatkan sumber-sumber gizi yang ada di sekitar tempat tinggalnya.

Kompleksnya permasalahan yang dihadapi dalam penanggulangan stunting, tegasnya, membutuhkan dukungan dan kerja bersama semua pihak untuk mengakselerasi target penurunan kasus stunting di tanah air.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kinerja MPR Lestari Moerdijat Stunting BKKBN Hasto Wardoyo

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777