https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Larang Petenis Rusia dan Belarusia Bermain, Djokovic Sebut Keputusan Wimbledon Gila

Supianto | Kamis, 21/04/2022 11:42 WIB



Wimbledon mengumumkan pada Rabu bahwa telah melarang semua pemain Rusia dan Belarusia dari kejuaraan tahun ini karena invasi, yang disebut Rusia sebagai operasi khusus. Novak Djokovic (bleacherreport.com)

JAKARTA, Jurnas.com - Petenis nomor satu dunia, Novak Djokovic mengatakan keputusan Wimbledon untuk melarang pemain Rusia dan Belarusia atas invasi Moskow ke Ukraina adalah "gila".

Wimbledon mengumumkan pada Rabu bahwa telah melarang semua pemain Rusia dan Belarusia dari kejuaraan tahun ini karena invasi, yang disebut Rusia sebagai operasi khusus.

Grand Slam lapangan rumput adalah turnamen tenis pertama melarang petenis individu dari kedua negara. Itu artinya, petenis nomor dua dunia putra Daniil Medvedev dari Rusia dan peringkat keempat putri Aryna Sabalenka dari Belarusia akan dilarang mengikuti turnamen tersebut pada 27 Juni-10 Juli.

Baca juga :
Nonton Wimbledon, Hugh Grant Ketiduran di Belakang Ratu Camilla

Djokovic, yang dibesarkan di Serbia yang dilanda perang, mengatakan para atlet tidak ada hubungannya dengan konflik yang sedang berlangsung.

"Saya akan selalu mengutuk perang, saya tidak akan pernah mendukung perang karena saya sendiri adalah anak perang," kata Djokovic kepada wartawan di Serbia Open, acara ATP 250 di Beograd.

Baca juga :
Daftar Klub Dikelola Langsung Suporter, Apa Saja?

"Saya tahu berapa banyak trauma emosional yang tersisa. Di Serbia kita semua tahu apa yang terjadi pada 1999. Di Balkan, kita mengalami banyak perang dalam sejarah baru-baru ini. Namun, saya tidak bisa mendukung keputusan Wimbledon, saya pikir itu gila," ujarnya.

"Ketika politik mengganggu olahraga, hasilnya tidak bagus," sambungnya

Baca juga :
Laga AFC Wimbledon vs Newcastle Ditunda Akibat Banjir

Keputusan All England Lawn Tennis Club (AELTC) telah dikritik oleh tur ATP dan WTA.

Langkah ini adalah pertama kalinya pemain dilarang dengan alasan kewarganegaraan sejak era pasca-Perang Dunia Kedua ketika pemain Jerman dan Jepang dikeluarkan.

AELTC mengatakan akan mempertimbangkan dan menanggapi sesuai jika keadaan berubah antara sekarang dan Juni.

Sumber: Reuters. 

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Novak Djokovic Wimbledon Invasi Rusia ke Ukraina Daniil Medvedev Aryna Sabalenka

Terpopuler

Rabu, 30/09/2026 03:03 WIB
Gaya Hidup

10 Tokoh yang Gugur dalam Pemberontakan G30S PKI

Senin, 28/09/2026 10:30 WIB
Olahraga

Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Malaysia

Senin, 28/09/2026 09:25 WIB
Gaya Hidup

Hari Kereta Api Nasional Setiap 28 September, Ini Sejarahnya

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777