https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Percakapan Pique Sebut "Saudi Sialan" Bocor ke Medsos

Mutiul Alim | Rabu, 20/04/2022 19:55 WIB



Percakapan Gerard Pique dan Luis Rubiales bocor ke media sosial. Dalam pembicaraan itu, terdengar Pique mendesak presiden Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) untuk memasukkannya ke dalam skuad Olimpiade 2020. Bek Barcelona, Gerard Pique (Foto: Marca)

Madrid, Jurnas.com - Percakapan Gerard Pique dan Luis Rubiales bocor ke media sosial. Dalam pembicaraan itu, terdengar Pique mendesak presiden Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) untuk memasukkannya ke dalam skuad Olimpiade 2020.

Peran Pique memindahkan pertandingan Piala Super Spanyol ke Arab Saudi disorot dalam kebocoran itu, terutama saat perusahaannya, Kosmos, meyakinkan RFEF untuk memperluas format tradisional kompetisi.

Pique ingin bermain untuk timnas Spanyol di Olimpiade 2020 Tokyo, yang akhirnya berlangsung musim panas lalu setelah penundaan 12 bulan karena pandemi virus corona.

Baca juga :
Legislator NasDem Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke di Tanah Suci

Bintang Barca tidak termasuk dalam skuad terakhir La Fuente dan Spanyol memenangkan medali perak dalam kompetisi tersebut.

"Kamu harus melakukan ini untukku, eh Rubi, kamu harus mendapatkannya (tempat di skuad Olimpiade) untukku, sialan," kata Pique kepada kepala RFEF Rubiales dikutip dari Goal pada Rabu (20/4).

Baca juga :
20 Ucapan Hari Buku Nasional yang Penuh Makna dan Inspiratif

"Mari kita lihat bagaimana kita bisa mengaturnya agar tidak muncul di mana-mana. Saya pikir ini harus dirahasiakan di antara kita bertiga sampai akhir. Bukankah begitu?" lanjut dia.

Pique juga merujuk kesepakatan Piala Super dengan Arab Saudi saat dia melanjutkan, "Dan selamat, kawan. Saya pikir kita punya kontrak sialan dengan Saudi."

Baca juga :
Lewandowski Resmi Berpisah dengan Barcelona Musim Depan

Menanggapi hal itu, Pique menyebut kebocoran audio itu "ilegal" dan bersikeras bahwa dia hanya memberi RFEF peluang bisnis emas yang menguntungkan semua pihak yang terlibat.

Pemain 35 tahun itu menolak meminta maaf atas transaksi keuangannya di luar lapangan, seperti yang dia katakan di Twitch.

"Semua yang telah kami lakukan adalah legal, saya akan mengekspos bagian saya dalam konflik kepentingan, saya ingin menunjukkan wajah saya karena saya tidak menyembunyikan apa pun. Saya bangga dengan apa yang kami lakukan di Kosmos," imbuh dia.

"Kami ingin mengubah format kompetisi dan membuatnya lebih menarik bagi pemirsa. Itu berdampak pada pendapatan. Presiden, Luis Rubiales, sangat menyukai gagasan itu."

"Arab Saudi bukan satu-satunya pilihan. Amerika Serikat dan Qatar ada di meja. Pada akhirnya, mereka memutuskan untuk pergi ke Arab Saudi," ungkap dia.

"Mengenai rekaman, itu audio yang diambil di luar konteks. Saya hanya membantu presiden menemukan formula yang masuk akal. Itu audio yang diambil di luar konteks," tutup dia.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Gerard Pique Barcelona Arab Saudi Luis Rubiales Media Sosial

Terpopuler

Rabu, 30/09/2026 03:03 WIB
Gaya Hidup

10 Tokoh yang Gugur dalam Pemberontakan G30S PKI

Senin, 28/09/2026 10:30 WIB
Olahraga

Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Malaysia

Senin, 28/09/2026 09:25 WIB
Gaya Hidup

Hari Kereta Api Nasional Setiap 28 September, Ini Sejarahnya

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777