https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Dukung Penolakan Pemimpin Junta Myanmar dalam KTT ASEAN, Syarief: Aksi Kekerasan Tak Dapat Dibenarka

Aliyudin Sofyan | Kamis, 21/10/2021 18:18 WIB



Syarief Hasan menyebutkan, aksi-aksi kekerasan yang dilakukan oleh Junta Myanmar terhadap masyarakat sipil tidak dapat dibenarkan. Wakil Ketua MPR, Syarief Hasan. (Foto: MPR)

Jakarta, Jurnas.com - Wakil Ketua MPR Syarief Hasan menyampaikan dukungan kepada Menteri Luar Negeri RI yang turut menolak hadirnya Pemimpin Junta Myanmar dalam KTT ASEAN yang akan dilaksanakan pada 26-28 Oktober 2021 di Brunei Darussalam. Pernyataan ini disampaikan secara resmi oleh Menlu RI dalam Pertemuan Tingkat Menlu ASEAN pada Jumat (15/10/2021).

Menurut Syarief Hasan, respon Menlu RI menunjukkan peran besar Indonesia dalam penyelesaian masalah-masalah di kawasan Asia Tenggara. “Indonesia memiliki tanggung jawab moral untuk turut serta dalam menyelesaikan persoalan-persoalan kawasan, termasuk gejolak Myanmar pasca kudeta militer.”, ungkap Syarief Hasan.

Syarief Hasan menyebutkan, aksi-aksi kekerasan yang dilakukan oleh Junta Myanmar terhadap masyarakat sipil tidak dapat dibenarkan. “Tentu, kita memahami bahwa Indonesia tidak boleh terlalu jauh mengurusi urusan dalam negeri suatu negara. Namun, apabila sudah terjadi kekerasan, tentu Indonesia memiliki tanggung jawab moral untuk menghadirkan resolusi untuk penyelesaian masalah di Myanmar.”, ungkap Syarief Hasan.

Baca juga :
Kemdiktisaintek Bantah Sudah Simpulkan Kasus Kekerasan Seksual FHUI

Syarief Hasan juga menyebutkan, langkah dari Menlu RI telah sesuai dengan amanat Pembukaan UUD NRI 1945. “Pembukaan UUD NRI 1945 telah menyebutkan Indonesia memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan ketertiban dunia sehingga sudah sepatutnya Pemerintah mendukung penyelesaian masalah di Myanmar.”, ungkap Syarief Hasan.

Menurut Syarief Hasan, aksi kudeta Junta Myanmar juga telah menelan korban jiwa. “Tentu, sejak awal kita ingin mendorong agar Pemimpin Junta Myanmar berdamai dengan Pemimpin sipil di Myanmar dan segera mengakhiri persoalan yang terjadi di Myanmar. Penyelesaian persoalan ini tentu akan berdampak baik bagi ketertiban di regional.”, ungkap Syarief Hasan.

Baca juga :
Menteri PPPA Ajak Semua Pihak Aktif Lindungi Perempuan dan Anak

Syarief Hasan juga terus mendorong Pemerintah untuk melakukan politik luar negeri bebas aktif. “Kita harus menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia memiliki peranan penting di kancah regional maupun internasional dalam mengatasi problem-problem yang terjadi, termasuk problem yang menimpa Myanmar dan berakibat buruk pada masyarakat sipil.”, ungkap Syarief Hasan.

Ia menegaskan, Partai Demokrat akan mendukung Pemerintah melalui Kemenlu RI untuk memberikan dukungan kepada rakyat Palestina. “Saya atas nama pribadi dan Partai Demokrat mendukung langkah Kemenlu RI. Indonesia harus mengambil peran besar untuk memastikan hadirnya resolusi damai di Myanmar yang tentu akan berimplikasi positif terhadap ketertiban regional.”, tutup Syarief Hasan.

Baca juga :
Trust Pesantren Melemah, NU: Antara Diam, Lelah dan Jalan Pulang
Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kinerja MPR Syarief Hasan Junta Myanmar Kekerasan KTT ASEAN

Terpopuler

Selasa, 07/07/2026 06:06 WIB
Humanika

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Norwegia

Minggu, 05/07/2026 20:30 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Portugal vs Spanyol

Senin, 06/07/2026 17:15 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Swiss vs Kolombia

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777