Tiram Magaki (Foto: Live Japan)
Tokyo, Jurnas.com - Tak ada yang menyangka keberadaan tiram magaki di Teluk Tokyo, Jepang membuat penyelenggara Olimpiade pusing. Pasalnya, tiram lezat itu mengganggu persiapan di Sea Forest Waterway yang akan digunakan sebagai venue cabang kano dan dayung.
Dikutip dari BBC pada Senin (19/7), panitia Olimpiade menghabiskan US$1,28 juta atau Rp18,2 miliar untuk membersihkan tiram magaki, yang tumbuh di permukaan pelampung yang berada di sisi sungai.
Tiram itu ditemukan ketika para pejabat keheranan karena beberapa pelampung mulai tenggelam. Ternyata tiram magaki membuat volume pelampung menjadi lebih berat.
Walhasil, pelampung yang bertujuan memecah agar ombak tidak kembali ke tengah sungai itu harus ditarik ke darat, untuk dibersihkan oleh tim penyelam. Secara total, mereka membuang 14 ton tiram.
Magaki bukan sembarang tiran. Para pejabat menyebut magaki merupakan makanan lezat yang sangat populer selama musim dingin di Jepang. Namun, tiram yang dibersihkan belum bisa dikonsumsi sebab belum memasuki masa panen.
"Kami tidak mempertimbangkan untuk mengkonsumsinya," kata seorang anggota tim kepada surat kabar Asahi Shimbun. "Benda itu akan memerlukan pemeriksaan keamanan."
Sangat disayangkan, meskipun harganya cukup bervariasi di seluruh dunia, tiram itu bisa bernilai puluhan ribu dolar.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Tiram Magaki Olimpiade Tokyo Jepang



























