Pemenang Lomba Kritik Film Nasional. (Foto : Jurnas/Ginting)
Jakarta- Kritik film sangat penting sebagai sebuah penimbang kualitas sebuah film. Terlebih lagi Indonesia sempat mengalami mati suri di perfilmannya. Beruntung, kehadiran film “Kuldesak” yang akhirnya geliat film Indonesia mulai bangkit hingga sekarang.
"Jadi, kritik bisa membuat kreatornya berinteraksi dengan pengkritik dan penonton filmnya. Seperti sayur tanpa garam. Tanpa kritik, film menjadi hambar," ungkap John de Rantau, sutradara dalam ihwal gelaran Lomba Kritik Film dan Artikel Film 2018, saat tapping Studio 7 TVRI, Jakarta, baru-baru ini. John De Rantau yang menjadi juri dalam ajang tersebut bersama Wina Armada, Bre Redana, Remy Sylado, Dr. Maman Wijaya dan Dr. Ekky Imanjaya memutuskan Ary Saptaji sebagai pemenang kategori Kritik Film.

Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Kabar Artis Kritik Film John De Rantau


























