Selasa, 14/05/2024 00:07 WIB

Singapura-Malaysia Tegang, Mahathir: Mereka Saudara Kembar

Menteri Perhubungan Singapura Khaw Boon Wan mengklaim, kapal Malaysia menerobos batas Perairan Teritorial Singapura.

Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad (Foto: Twitter )

Jakarta - Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad menyebut hubungan antara Malaysia dan Singapura seperti saudara kembar. Itu disampaikan di tengah ketegangan soal sengketa batas wilayah laut dan udara.

"Malaysia dan Singapura seperti kembar, kecuali mungkin si kembar tua sedikit lebih besar daripada yang lebih muda," ujar Mahathir.

Mahathir mengatakan pasti ada persaingan antara Singapura dan Malaysia seperti negara-negara lainnya. Namun, kata Matathir, kondisi itu akan membantu Singapura dan Malaysia tumbuh lebih cepat.

Dilansir Anadolu, sebelumnya, Menteri Perhubungan Singapura Khaw Boon Wan mengklaim, kapal Malaysia menerobos batas Perairan Teritorial Singapura. Kondisi ini mendorong Singapura memperluas batas pelabuhannya.

Wan menegaskan aparat keamanan Singapura akan berpatroli dan bereaksi terhadap kegiatan mencurigakan. Menurutnya, selama ini, aparat Singapura menahan diri atas tindakan agresif kapal-kapal Malaysia.

"Tapi kita tidak dapat membiarkan kedaulatan kita dilanggar," kata Khaw.

Singapura juga mengumumkan memperluas batas pelabuhannya di perairan Tuas untuk merespons Malaysia yang dinilai telah melanggar batas laut.

"Perpanjangan ini [masih] berada di dalam Perairan Teritorial Singapura," ujarnya.

Khaw menyatakan Singapura sudah berkegiatan dan menguasai Perairan Tuas sejak 1999. Namun, Malaysia mengklaim menguasai wilayah laut itu sejak 1979. Padahal, Singapura tidak mengakui perjanjian itu karena mereka melakukan reklamasi untuk membangun Pelabuhan Tuas.

 

KEYWORD :

Malaysia Singapura Konflik Perairan Mahathir Mohamad




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :