Ilustrasi Demo Mahasiswa
Jakarta - Mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Kastrat Satu Unpad dan aliansi mahasiswa peduli Unpad (Ampun) mendesak agar pemilihan Rektor Universitas Padjajaran (Unpad) segera dilakukan.
Hal itu mengingat, pemilihan Rektor Unpad kali ini sedikit berbeda karena status Unpad sebagai Perguruan tinggi berbadan hukum (PTN-BH). Sehingga pemilihan Rektor ditentukan oleh Majelis Wali Amanat (MWA) yang terdiri dari perwakilan dosen, pemerintah daerah, mahasiswa dan masyarakat, selain itu juga ada kemenristekdikti sebagai pemegang suara dalam pemilihan rektor kali ini.Namun sayang, pemilihan rektor Unpad kali ini tidak berjalan sesuai rencana yang diharapkan dan terjadi permasalahan penundaan pemilihan rektor yang dilakukan oleh MWA Unpad.Aksi yang dilakukan di depan pintu masuk Unpad ini menurut salah satu koordinator lapangan, Aditya merupakan bentuk protes mahasiswa terhadap ketidakjelasan pemilihan rektor dan memberi informasi kepada seluruh elemen Unpad bahwa Unpad sedang `sakit`.
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Pemilihan Rektor Unpad Mahasiswa Pendidikan




























