Sabtu, 30/05/2026 15:19 WIB

AS Bongkar Jaringan Penyelundup Teknologi Militer Iran





Amerika Serikat mengumumkan keberhasilan mereka membongkar sebuah jaringan canggih asal Iran, yang digunakan untuk memperoleh teknologi militer sensitif.

Gedung Putih, Washington, Amerika Serikat (Foto: Reuters)

Washington, Jurnas.com - Amerika Serikat mengumumkan keberhasilan mereka membongkar sebuah jaringan canggih asal Iran, yang digunakan untuk memperoleh teknologi militer sensitif.

Jaringan ini memalsukan identitas dan menipu puluhan perusahaan teknologi Amerika hingga jutaan dolar demi mendapatkan peralatan canggih, termasuk alat analisis spektrum dan perangkat deteksi keamanan, untuk sektor pertahanan Iran.

Dikutip dari AFP pada Sabtu (30/5), pihak berwenang tidak menyebutkan nama-nama perusahaan teknologi Amerika yang berstatus korban, di mana mereka menggunakan perantara di Dubai untuk menerima pengiriman sebelum menyelundupkan teknologi tersebut ke Iran yang melanggar sanksi AS.

“Jaringan tersebut dipimpin oleh Ali Majd Sepehr yang berbasis di Iran,” demikian keterangan juru bicara Departemen Luar Negeri AS.

Pengumuman ini muncul sehari setelah Departemen Luar Negeri AS menawarkan hadiah sebesar USD$15 juta bagi siapapun yang dapat memberikan informasi yang mengarah pada gangguan mekanisme keuangan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran dan berbagai cabangnya.

Di sisi lain, Gedung Putih menegaskan posisi diplomatiknya bahwa Presiden AS Donald Trump hanya akan menandatangani perjanjian untuk mengakhiri perang dengan Iran jika kesepakatan tersebut memenuhi semua tuntutannya, di tengah ketidakpastian yang menyelimuti hasil pembicaraan bilateral antara Teheran dan Washington saat ini.

KEYWORD :

Sanksi Amerika Teknologi Militer Jaringan Teknologi Iran




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :