Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah
Jakarta - Ancaman teror bom terhadap Gedung DPR oleh terduga teroris yang ditangkap Densus 88 di kampus Universitas Riau (UNRI) seharusnya menjadi data intelijen.
Demikian disampaikan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, melalui pesan singkatnya, Jakarta, Minggu (3/6). Menurutnya, ancaman teror bom kepada lembaga negara seharusnya diinvestigasi secara menyeluruh terkait kebenaran informasi tersebut."Sebaiknya itu tidak menjadi data yang diungkap, melainkan harus diinvestigasi secara menyeluruh kenapa ancaman seperti itu muncul," kata Fahri.Semestinya, kata Fahri, informasi seperti itu menjadi data aparat kepolisian dan intelijen untuk mengungkap secara menyeluruh. Sebab, jika setiap ancaman menjadi informasi publik, seolah-olah antar kelembagaan mengalami proses tawar-menawar yang tidak baik.
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Teroris Target DPR Terorisme Fahri Hamzah






















