Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno
Tobasa - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menegur dan memberi instruksi keras kepada manajemen PT Garuda Indonesia (Persero) karena masih mengalami kerugian besar. Rini mengintruksikan Garuda melakukan tinjauan khusus serta strategi jangka panjang dan pendek.
Di sela Rakor CEO BUMN, di Balige, Toba Samosir (Tobasa), Kamis (21/12) Rini mengatakan, sampai akhir 2017 sebanyak 13-14 BUMN mengalami kerugian."Salah satu yang masih rugi itu Garuda Indonesia. Permasalahannya karena perang harga satu sama lain," ujar Rini kepada awak media.Untuk diketahui, secara tahunan, kinerja keuangan (year on year) maskapai plat merah ini masih mengalami kerugian hingga kuartal III 2017 sebesar 222,04 juta dollar AS atau sekitar Rp 3 triliun.Baca juga :
Paripurna DPR Setujui RUU BUMN Disahkan Jadi UU
Masih soal rute, Rini juga mengintruksikan agar Garuda Indonesia memastikan fokus ke penerbangan domestik dan tidak terlalu besar ke rute internasional. Kalaupun menerbangi rute internasional, Rini memerintahkan untuk fokus ke Asia."Kami minta Garuda Indonesia menyampaikan study detail-nya dalam enam minggu atau pada Februari 2018," ucap Rini.
Paripurna DPR Setujui RUU BUMN Disahkan Jadi UU
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Rini Soemarno Garuda Indonesia BUMN






















