Diduga tempat penimbunan senjata api dan amunisi
Jakarta - Senjata api dan amunisi impor untuk Brimob yang masih tertahan di Bandara Soekarno Hatta (Soetta) diharapkan tidak menimbulkan kekisruhan politik di tanah air.
Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Junimart Girsang mengatakan, terkait senjata api tersebut harus ada komunikasi antar lembaga dan instansi terkait kenapa bisa tertahan. Sehingga, jangan sampai menimbulkan perdebatan publik."Jangan sampai menimbulkan kekisruhan komunikasi, jadi termasuk BIN, BAIS, Polri dan kementerian terkait duduk bersama selesaikan itu secara baik dan cerdas sampaikan informasi yang benar kepada masyarakat. Jangan jadi isu kisruh politik," kata Junimart, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (2/10).Sebab, kata Junimart, persoalan senjata api merupakan masalah yang sensitif. Dimana, banyak perampokan dengan menggunakan senjata secara ilegal.Baca juga :
Panglima Rotasi 177 Pati di Lingkungan Mabes TNI
Panglima Rotasi 177 Pati di Lingkungan Mabes TNI
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Menkopolhukam Wiranto Panglima TNI Penyelundupan 5000 Senjata




























