Pebalap Tour de Flores 2016
Kupang - Hanya tinggal sepekan lagi, Pemerintah Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) menolak menjadi tuan rumah pelaksanaan balap sepeda internasional (Tour de Flores) 2017. Penolakannya iven yang digelar 14-20Juli ini, dianggap belum jelas.
Sekretaris Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT, Wely Rohimone mengakui adanya penolakan dari Pemerintah Kabupaten Lembata untuk menjadi tuan rumah TdF 2017. "Lembata menolak menjadi tuan rumah, tetapi saya juga belum tahu alasan apa," katanya. Kabupaten Lembata direncanakan akan menjadi titik start bagi para pembalap sepeda internasional TdF2017 pada 14 Juli mendatang. Katanya, telah berkoordinasi dengan panitia di lapangan untuk mengalikan titik star dari Larantuka, Ibukota Kabupaten Flores Timur."Pada TDF 2016, Larantuka menjadi titik start. Tahun ini kita rencanakan dari Lewoleba, Lembata, tetapi karena pemerintah daerah tidak bersedia, maka kita alihkan kembali ke Larantuka," katanya.Baca juga :
Ellen van Dijk Jadi Juara Dunia Balap Sepeda
Ellen van Dijk Jadi Juara Dunia Balap Sepeda
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Balap Sepeda Tour de Flores

























