Kamis, 15/10/2026 11:02 WIB

Hari Kehilangan Kehamilan dan Bayi Setiap 15 Oktober, Ini Maknanya





Setiap tanggal 15 Oktober, masyarakat di berbagai belahan dunia memperingati Hari Peringatan Kehilangan Kehamilan dan Bayi.

Ilustrasi - Hari Peringatan Kehilangan Kehamilan dan Bayi setiap 15 Oktober (Foto: Earth)

Jakarta, Jurnas.com - Setiap tanggal 15 Oktober, masyarakat di berbagai belahan dunia memperingati Hari Peringatan Kehilangan Kehamilan dan Bayi (Pregnancy and Infant Loss Remembrance Day).

Peringatan internasional ini didedikasikan untuk memberikan ruang empati, penghormatan, serta dukungan moral kepada para ibu, ayah, dan keluarga yang pernah mengalami duka mendalam akibat keguguran, kematian janin saat lahir (stillbirth), hingga kehilangan bayi di awal kehidupan.

Sejarah peringatan ini berakar dari gerakan kepedulian yang diinisiasi oleh Robyn Bear, Lisa Brown, dan Tammy Novak di Amerika Serikat pada tahun 2002.

Mereka menggerakkan kampanye untuk memecah kesunyian dan stigma yang kerap menyelimuti isu kehilangan kehamilan serta kematian bayi.

Inisiatif tersebut mendapat dukungan luas hingga akhirnya disahkan secara resmi oleh kongres dan pemerintah lokal di berbagai negara pendukung sebagai momentum kesadaran kesehatan reproduksi global.

Salah satu tradisi paling ikonis dalam peringatan ini adalah gerakan Wave of Light atau "Gelombang Cahaya" yang berlangsung setiap tanggal 15 Oktober pukul 19.00 waktu setempat di seluruh belahan dunia.

Dalam aksi simbolis ini, para keluarga dan masyarakat menyalakan lilin selama satu jam penuh.

Perbedaan zona waktu di berbagai negara menciptakan gelombang cahaya berkelanjutan yang mengelilingi bumi sebagai bentuk penghormatan bagi ingatan anak-anak yang telah pergi terlalu cepat.

Momen 15 Oktober ini mengusung makna mendalam untuk meruntuhkan tembok tabu sosial yang selama ini membuat para orang tua berduka dalam diam.

Peringatan ini sekaligus menjadi panggilan bagi sektor kesehatan dunia untuk terus meningkatkan kualitas layanan medis ibu dan anak, memberikan pendampingan psikologis yang memadai pasca-kehilangan, serta mendorong keterbukaan empati di tengah lingkungan masyarakat.

KEYWORD :

Hari Peringatan Kehilangan Kehamilan dan Bayi 15 Oktober Peringatan Dunia




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :