Senin, 21/09/2026 18:54 WIB

40 Tahun SAR Unhas, Umar Arsal Dorong Sinergi Hadapi Bencana





Peningkatan literasi kebencanaan, sistem peringatan dini, kesiapsiagaan masyarakat, serta kolaborasi berbagai pihak menjadi bagian penting.

Mantan anggota DPR RI Umar Arsal dalam Seminar Nasional Kebencanaan dalam rangka memperingati 40 tahun pengabdian SAR Universitas Hasanuddin (SAR Unhas) di Gedung Perpustakaan Nasional, Jakarta, Senin (21/9). (Foto: Ist)

Jakarta, Jurnas.com - Mantan anggota DPR RI Umar Arsal mendorong penguatan sinergi antara pemerintah, relawan, komunitas, akademisi, dunia usaha, pemuda, dan masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana di Indonesia.

Hal itu disampaikan Umar dalam Seminar Nasional Kebencanaan dalam rangka memperingati 40 tahun pengabdian SAR Universitas Hasanuddin (SAR Unhas) di Gedung Perpustakaan Nasional, Jakarta, Senin (21/9).

Seminar tersebut mengangkat tema “Antisipasi Kebencanaan Aktual dan Partisipasi Publik dan Komunitas”. Kegiatan sekaligus dirangkaikan dengan peluncuran buku Rumah Jingga Tamalanrea, Cikal Bakal SAR Mahasiswa: 40 Tahun SAR Unhas yang digagas Umar Arsal.

Umar mengatakan, keberadaan relawan memiliki peran penting dalam memperkuat kesiapsiagaan masyarakat. Terlebih, Indonesia memiliki tingkat kerawanan bencana yang tinggi dengan berbagai potensi bencana, mulai dari gempa bumi, erupsi gunung berapi, banjir, longsor hingga cuaca ekstrem.

“Peningkatan literasi kebencanaan, sistem peringatan dini, kesiapsiagaan masyarakat, serta kolaborasi berbagai pihak menjadi bagian penting dalam membangun ketangguhan menghadapi bencana,” ujar Umar.

Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat itu menuturkan, pengalaman SAR Unhas selama empat dekade dalam terlibat pada berbagai operasi kemanusiaan dan penanganan bencana menjadi bukti pentingnya peran komunitas relawan.

Menurutnya, pengalaman tersebut juga perlu diwariskan kepada generasi muda agar semakin banyak masyarakat yang memiliki pengetahuan dan kesiapan menghadapi situasi kebencanaan.

Sementara itu, Deputi Bidang Tenaga dan Potensi Pencarian dan Pertolongan Basarnas, Moh. Barokna Haulah, menyambut positif peluncuran buku perjalanan SAR Unhas tersebut.

Ia menilai keterlibatan SAR Unhas selama ini turut membantu kerja Basarnas dalam penanganan berbagai kondisi kebencanaan.

“Dengan adanya akademisi, relawan, komunitas, dunia usaha, dan masyarakat, tentu akan memperkuat ekosistem penanggulangan bencana yang responsif, adaptif, dan berkelanjutan,” kata Barokna.

Selain menjadi dokumentasi perjalanan 40 tahun SAR Unhas, buku tersebut diharapkan dapat menjadi bahan pembelajaran bagi generasi muda sekaligus mendorong lahirnya lebih banyak relawan yang memiliki kapasitas dalam penanganan bencana.

 

 

 

KEYWORD :

Umar Arsal SAR Unhas 40 tahun potensi bencana Politikus Demokrat




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :