Senin, 31/08/2026 17:13 WIB

Hari Pembelajaran Jarak Jauh Sedunia Setiap 31 Agustus, Ini Sejarahnya





Setiap tanggal 31 Agustus, dunia pendidikan memperingati World Distance Learning Day atau Hari Pembelajaran Jarak Jauh Sedunia.

Ilustrasi - Hari Pembelajaran Jarak Jauh Sedunia setiap 31 Agustus (Foto: Freepik)

Jakarta, Jurnas.com - Setiap tanggal 31 Agustus, dunia pendidikan memperingati World Distance Learning Day atau Hari Pembelajaran Jarak Jauh Sedunia.

Momen ini dirancang untuk merayakan evolusi teknologi dalam pendidikan serta mengapresiasi fleksibilitas akses belajar yang kini dapat menjangkau siapa saja tanpa terbatas ruang dan waktu.

Dilansir dari berbagai sumber, konsep pembelajaran jarak jauh sebenarnya telah muncul jauh sebelum era internet.

Praktik ini dimulai pada pertengahan abad ke-19, tepatnya pada tahun 1840-an, ketika Sir Isaac Pitman dari Inggris mulai mengajarkan sistem penulisan cepat (stenografi) melalui media pengiriman surat atau korespondensi.

Seiring berjalannya waktu, teknologi terus mengubah wajah pendidikan jarak jauh. Pada dekade 1920-an, siaran radio mulai dimanfaatkan oleh berbagai universitas untuk mengudara materi perkuliahan.

Kemudian pada dekade 1950-an, televisi mengambil peran serupa dengan menayangkan program-program edukatif interaktif.

Revolusi terbesar terjadi saat internet, komputer, dan perangkat pintar berkembang pesat. Pembelajaran jarak jauh bertransformasi menjadi e-learning, modul interaktif, hingga kelas virtual berbasis video konferensi yang memungkinkan interaksi langsung antara pengajar dan peserta didik secara real-time.

Inisiatif untuk menetapkan tanggal 31 Agustus sebagai Hari Pembelajaran Jarak Jauh Sedunia digagas oleh institusi pendidikan daring dan platform pembelajaran digital global.

Penetapan tanggal ini momentumnya disesuaikan dengan transisi kalender pendidikan internasional, di mana akhir Agustus umumnya menandai persiapan pergantian tahun ajaran baru di banyak negara.

Berbagai ulasan media dan laporan lembaga pendidikan mencatat bahwa pembelajaran jarak jauh juga membawa tantangan nyata, terutama terkait ketimpangan infrastruktur internet (digital divide) dan perlunya peningkatan literasi digital di negara-negara berkembang.

Meskipun demikian, Hari Pembelajaran Jarak Jauh Sedunia setiap 31 Agustus menjadi pengingat penting bahwa pendidikan terus bertransformasi.

Peringatan ini menegaskan bahwa proses belajar-mengajar tidak lagi terbatas pada dinding-dinding ruang kelas konvensional, melainkan dapat berlangsung di mana saja dan kapan saja.

KEYWORD :

Hari Pembelajaran Jarak Jauh Sedunia 31 Agustus Peringatan Internasional Bulan Agustus




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :