Ilustrasi - Hari Hiu Paus Sedunia Setiap 30 Agustus, ini sejarah dan tujuannya (Foto: iStock)
Jakarta, Jurnas.com - Setiap tanggal 30 Agustus, komunitas konservasi bahari di seluruh penjuru dunia menyatukan suara untuk memperingati Hari Hiu Paus Sedunia (International Whale Shark Day).
Peringatan ini hadir sebagai seruan global untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai perlindungan spesies ikan terbesar di bumi yang keberadaannya kian terancam oleh berbagai aktivitas manusia.
Asal-usul penetapan tanggal ini bermula pada tahun 2008, ketika para ilmuwan, pakar biologi laut, dan penggiat lingkungan dari 40 negara berkumpul dalam Konferensi Hiu Paus Internasional (International Whale Shark Conference) di Isla Holbox, Meksiko.
Dalam pertemuan bersejarah tersebut, para ahli menyoroti penurunan populasi hiu paus yang sangat signifikan akibat perburuan liar, perdagangan sirip, serta kerusakan ekosistem laut.
Sebagai langkah konkret untuk menggalang aksi global, tanggal 30 Agustus disepakati sebagai momentum tahunan untuk mengedukasi publik mengenai pentingnya kelestarian mamalia laut tak berbahaya ini.
Spesies bernama latin Rhincodon typus ini memegang peranan vital dalam menjaga keseimbangan rantai makanan di lautan.
Sebagai hewan penyaring makanan (filter feeder), hiu paus mengonsumsi plankton, udang kecil, dan ikan-ikan kecil dalam jumlah besar, sehingga membantu mengontrol populasi plankton serta menjaga kualitas air laut tetap sehat.
Sayangnya, status keberadaan spesies ini telah dikategorikan sebagai Terancam Punah (Endangered) dalam Daftar Merah Uni Internasional untuk Konservasi Alam (IUCN).
Di Indonesia, komitmen untuk melindungi sang raksasa lembut ini telah diwujudkan melalui Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 18/KEPMEN-KP/2013 yang menetapkan hiu paus sebagai satwa yang dilindungi secara penuh.
Beberapa wilayah perairan nasional, seperti Teluk Cenderawasih di Papua Barat, Botubarani di Gorontalo, dan Sumbawa di Nusa Tenggara Barat, kini menjadi habitat penting sekaligus pusat ekowisata berbasis konservasi yang dikelola secara ketat.
Melalui peringatan Hari Hiu Paus Sedunia setiap 30 Agustus, masyarakat global diharapkan tidak hanya melihat hiu paus sebagai daya tarik wisata bahari semata, tetapi juga sebagai bagian dari warisan kehati-hatian alam yang harus dijaga dari ancaman sampah plastik, tabrakan kapal, dan perubahan iklim demi keberlanjutan lautan di masa depan.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Hari Hiu Paus Sedunia 30 Agustus Peringatan Internasional Bulan Agustus














