Sabtu, 29/08/2026 02:10 WIB

Mengapa HUT DPR RI Diperingati Setiap 29 Agustus?





Setiap tanggal 29 Agustus, bangsa Indonesia memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI).

Gedung DPR RI Senayan Jakarta (Foto: Jurnas/Ira)

Jakarta, Jurnas.com - Setiap tanggal 29 Agustus, bangsa Indonesia memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI).

Namun, tidak sedikit masyarakat yang bertanya-tanya mengapa tanggal 29 Agustus yang dipilih sebagai hari lahir lembaga legislatif tertinggi di Indonesia tersebut, padahal Indonesia merdeka pada 17 Agustus 1945.

Jawabannya mengakar kuat pada dinamika sejarah ketatanegaraan di awal kemerdekaan Indonesia, tepatnya saat pembentukan wadah legislatif pertama Republik Indonesia.

Sejarah berdirinya DPR RI tidak lepas dari Sidang Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) pada 18 Agustus 1945.

Dalam sidang tersebut ditetapkan bahwa sebelum Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), dan Dewan Pertimbangan Agung (DPA) dibentuk sesuai Undang-Undang Dasar, segala kekuasaan dijalankan oleh Presiden dengan bantuan sebuah Komite Nasional.

Sebagai tindak lanjut dari keputusan tersebut, pada tanggal 29 Agustus 1945, Presiden Soekarno secara resmi melantik dan mengesahkan pembentukan Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) di Gedung Kesenian Pasar Baru, Jakarta.

KNIP inilah yang menjadi cikal bakal dan fondasi awal lembaga legislatif di Indonesia. Tanggal pelantikan KNIP pada 29 Agustus 1945 tersebut kemudian diabadikan dan ditetapkan sebagai momentum Hari Ulang Tahun DPR RI.

Pada awal pembentukannya, Kasman Singodimedjo ditunjuk sebagai Ketua KNIP pertama, didampingi oleh beberapa wakil ketua seperti M. Sutardjo Kartohadikusumo, J. Latuharhary, dan Adam Malik.

Awalnya, KNIP hanya bertugas sebagai badan pembantu Presiden. Namun, dinamika politik awal kemerdekaan menuntut pembagian kekuasaan yang lebih transparan dan demokratis.

Perubahan signifikan terjadi pada 16 Oktober 1945 dengan diterbitkannya Maklumat Wakil Presiden No. X.

Melalui maklumat tersebut, KNIP diserahi kekuasaan legislatif untuk ikut menetapkan Garis-Garis Besar Haluan Negara (GBHN) serta membuat undang-undang bersama Presiden.

Sejak saat itulah KNIP secara resmi menjalankan fungsi parlemen murni sebelum akhirnya bertransformasi menjadi bentuk DPR modern seperti yang dikenal saat ini.

Peringatan HUT DPR RI setiap 29 Agustus bukan sekadar perayaan seremonial. Momentum ini menjadi pengingat akan perjuangan para pendiri bangsa dalam menegakkan pilar demokrasi di tengah keterbatasan awal kemerdekaan.

Melalui perjalanan sejarah yang panjang, mulai dari era KNIP, DPR-RIS, DPR Sementara, hingga DPR RI di masa reformasi.

Tanggal 29 Agustus senantiasa menjadi pengingat penting bagi parlemen untuk tetap setia mengemban amanah rakyat dan menjaga kedaulatan hukum di Tanah Air.

KEYWORD :

HUT DPR RI 29 Agustus Peringatan Nasional Bulan Agustus




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :