Kamis, 27/08/2026 17:42 WIB

China Kerahkan Kapal Besar-Besaran ke Perairan Taiwan





China menempatkan rekor jumlah kapal garda pantai, penelitian ilmiah, dan kapal pemerintah lainnya di perairan Taiwan bulan lalu

Kapal penjaga pantai China (Foto: AFP)

Taipei, Jurnas.com - China menempatkan rekor jumlah kapal garda pantai, penelitian ilmiah, dan kapal pemerintah lainnya di perairan Taiwan bulan lalu, menurut data resmi Garda Pantai Taiwan. Langkah ini menandai peningkatan tekanan dari Beijing terhadap pulau tersebut.

Data menunjukkan bahwa jumlah kapal China yang terdeteksi di sekitar pulau utama Taiwan melonjak ke rekor 244 unit pada Juli, dengan rata-rata hampir delapan kapal setiap hari.

Dikutip dari AFP pada Kamis (27/8), angka ini naik signifikan dibandingkan 55 kapal pada Juni, 30 kapal pada Mei, dan 58 kapal pada Juli tahun lalu. Sementara itu, dalam 21 hari pertama Agustus, tercatat sebanyak 152 armada terdeteksi.

Sekitar 60 persen dari total kapal tersebut merupakan armada garda pantai, sementara sisanya terdiri dari kapal riset ilmiah dan kapal pemerintah lainnya. Jumlah tersebut belum memperhitungkan kapal perang militer China yang dikerahkan di sekitar Taiwan hampir setiap hari.

Analis serta pejabat keamanan menilai pengerahan armada sipil dan garda pantai ini sebagai taktik zona abu-abu, yakni langkah asimetris untuk menegaskan klaim yurisdiksi atas perairan Taiwan tanpa memicu konflik bersenjata secara terbuka.

Selain ancaman blokade atau karantina jalur pasokan energi, kehadiran kapal riset ilmiah China memicu kekhawatiran terkait pengumpulan data intelijen maritim.

Garda Pantai Taiwan mencatat China mengoperasikan lebih dari 120 kapal penelitian oseanografi, di mana sekitar 41 unit aktif beroperasi di perairan Taiwan. Salah satu kapal, Tong Ji, dilaporkan mengitari Taiwan pada Mei lalu untuk melakukan pengambilan sampel oseanografi dan survei dasar laut.

Ryan D. Martinson, pakar strategi maritim China dari US Naval War College, menjelaskan bahwa meskipun kapal riset dikelola oleh lembaga sipil, data yang dikumpulkan selanjutnya dibagikan kepada militer.

Data ilmiah mengenai karakteristik perairan dan dasar laut tersebut sangat vital bagi Angkatan Laut China untuk mendukung operasi peperangan kapal selam (submarine warfare) serta penanggulangan kapal selam (anti-submarine warfare) jika terjadi konflik di wilayah perairan tersebut.

KEYWORD :

Kapal Pantai China Taktik Zona Abu-abu Konflik China vs Taiwan




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :