Seorang anggota mantan kelompok pemberontak Hayat Tahrir al-Sham berjaga di dekat gambar Bashar al-Assad di Damaskus, Suriah (Foto: REUTERS)
Jakarta, Jurnas.com - Otoritas Republik Arab Suriah membongkar kasus korupsi bernilai lebih dari 8 juta dolar AS (sekitar Rp130 miliar) dari era Bashar al-Assad.
Pengungkapan ini terjadi seiring langkah aparat hukum dan keamanan Suriah yang terus memburu individu maupun organisasi yang terlibat dalam berbagai pelanggaran dan kejahatan terhadap rakyat Suriah.
Lembaga antikorupsi Organisasi Pusat untuk Kontrol Keuangan menemukan pelanggaran pada kontrak tahun 2021 di Real Estate Bank milik negara. Pelanggaran tersebut mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar 8,454 juta dolar AS selama proyek modernisasi sistem perbankan perusahaan, sebagaimana dilaporkan kantor berita SANA.
Para penyidik menemukan bahwa pihak bank—tanpa persetujuan dewan direksi—telah memperoleh keistimewaan khusus dari kantor mantan perdana menteri. Pengecualian tersebut memberikan pembebasan denda keterlambatan yang tidak sah bagi perusahaan pemenang kontrak, serta pembayaran secara tunai alih-alih melalui transfer bank.
Penyidik belum membeberkan nama perusahaan yang menggarap modernisasi sistem tersebut. Kendati demikian, direktur utama, wakil direktur, direktur urusan hukum, direktur keuangan, direktur hubungan luar negeri, serta sejumlah pejabat bank lainnya kini tengah berada dalam pemeriksaan intensif.
Real Estate Bank merupakan bank terbesar kedua di Suriah yang dimiliki oleh Dana Utang Publik pemerintah. Praktik korupsi tercatat merajalela selama era pemerintahan Assad dan menjadi salah satu pemicu utama meletusnya aksi protes anti-pemerintah pada 2011 yang berujung perang saudara.
Ketika Presiden Bashar Assad digulingkan dan rezimnya runtuh pada Desember 2024, otoritas baru di Damaskus gencar melakukan audit terhadap lembaga-lembaga publik serta perusahaan-perusahaan milik negara dan berhasil membongkar berbagai skandal korupsi.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Bashar Al Assad Korupsi Bank Penyelewengan Dana






















