Minggu, 21/06/2026 01:59 WIB

Penyakit Ain Benar Ada, Ini Sebab dan Cara Melindungi Diri Menurut Islam





Penyakit ain merupakan salah satu fenomena yang dikenal dalam ajaran Islam.

Ilustrasi - dua orang perempuan sedang asyik berghibah atau bergosip (Foto: Pexels/cottonbro studio)

 

Jakarta, Jurnas.com - Penyakit ain merupakan salah satu fenomena yang dikenal dalam ajaran Islam.

Ain diyakini terjadi akibat pandangan mata yang disertai rasa iri, dengki, atau kekaguman berlebihan sehingga dapat memberikan dampak buruk kepada orang yang dipandang.

Di tengah maraknya penggunaan media sosial, pembahasan mengenai ain kembali menjadi perhatian. Banyak orang mengira gangguan ini hanya menimpa mereka yang memiliki paras rupawan, kesuksesan besar, atau harta melimpah.

Namun, para ulama menjelaskan bahwa ain dapat mengenai siapa saja apabila tidak menjaga diri dengan perlindungan spiritual yang dianjurkan dalam syariat.

Rasulullah SAW sendiri telah menegaskan bahwa ain merupakan sesuatu yang nyata. Dalam sebuah hadis riwayat Muslim, beliau bersabda:

"Penyakit ain itu benar adanya. Seandainya ada sesuatu yang dapat mendahului takdir, maka ain-lah yang akan mendahuluinya."

Selain hadis, Al-Qur`an juga menyinggung bahaya pandangan yang disertai kebencian dan kedengkian. Dalam Surah Al-Qalam ayat 51, Allah SWT berfirman:

"Dan sesungguhnya orang-orang kafir itu hampir saja menggelincirkanmu dengan pandangan mata mereka ketika mereka mendengar Al-Qur`an."

Menurut sejumlah ulama, salah satu faktor yang membuat seseorang rentan terkena ain adalah kelalaian dalam menjaga zikir harian.

Zikir pagi dan petang dipandang sebagai benteng spiritual yang melindungi seorang Muslim dari berbagai gangguan, termasuk ain.

Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk tidak berlebihan dalam memamerkan nikmat yang dimiliki, baik berupa harta, keluarga, maupun pencapaian pribadi.

Jika melihat sesuatu yang mengagumkan, syariat juga mengajarkan untuk mendoakan keberkahan agar terhindar dari dampak buruk pandangan yang tidak disadari.

Selain memperbanyak zikir, membaca Surah Al-Falaq dan An-Nas secara rutin juga menjadi amalan yang dianjurkan sebagai bentuk perlindungan diri.

Pada akhirnya, Islam mengajarkan bahwa segala nikmat berasal dari Allah SWT dan hanya dengan pertolongan-Nya manusia dapat terjaga dari berbagai keburukan yang terlihat maupun yang tidak terlihat.

Oleh karena itu, menjaga zikir dan memperbanyak doa menjadi langkah penting dalam kehidupan seorang Muslim sehari-hari.

KEYWORD :

Info Keislaman Penyakit Ain Kitab Al-Qur`an Nabi Muhammad Rasa Iri dan Dengki




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :