Penyembelihan hewan kurban (Foto: kompas)
Jakarta, Jurnas.com - Momentum Hari Raya Iduladha selalu identik dengan melimpahnya persediaan daging hewan kurban. Di tengah sukacita merayakan hari raya ini, masyarakat sering kali hanya berfokus pada pengolahan daging utama seperti paha atau piringan sup.
Padahal, jika jeli melihat kantong kresek kreasi panitia kurban, terdapat berbagai bagian sapi non-daging yang sebenarnya menyimpan potensi kelezatan luar biasa jika diolah dengan benar.
Berikut ini lima bagian daging sapi yang enak disantap dikutip dari berbagai sumber:
1. Otak
Bagian pertama yang sering menjadi rebutan bagi para pencinta kuliner bersantan adalah otak sapi. Memiliki tekstur yang sangat lembut dan cenderung lumer di mulut, otak sapi kaya akan rasa gurih alami yang pekat.
Pada hari raya, bagian ini sangat cocok diolah menjadi gulai otak kaya rempah ala rumah makan Padang, dengan memadukan kunyit, serai, dan asam kandis yang bertugas mengimbangi karakter otak yang padat.
2. Lidah
Selain otak, bagian kedua yang memiliki gengsi tersendiri adalah lidah sapi. Berbeda dengan bagian jeroan pada umumnya, lidah sapi terdiri dari serat otot yang sangat halus.
Jika dibersihkan dengan cara direbus dalam air mendidih lalu dikupas kulit luarnya, lidah akan berubah menjadi bahan masakan yang sangat empuk.
Bagian ini sangat nikmat jika diolah menjadi sate dengan bumbu kacang yang kental atau ditumis menjadi lidah cabai hijau yang segar untuk penyeimbang hidangan bersantan di meja makan.
Catat Ya! Ini Tips Mengolah Daging Kurban
3. Babat
Selanjutnya, bagian ketiga yang menambah semarak mangkuk soto hangat saat berkumpul bersama keluarga adalah babat. Bagian dari lambung sapi ini terkenal dengan permukaannya yang unik dan teksturnya yang kenyal saat digigit.
Keunggulan utama babat adalah kemampuannya menyerap kuah kaldu dengan sangat baik, sehingga setiap gigitan babat dalam soto kuning atau gongso babat khas Semarang akan meledakkan rasa gurih di dalam mulut.
4. Kikil
Hal yang tidak boleh dilewatkan dari berkah kurban adalah tunjang atau kikil. Terletak di area kaki sapi, bagian ini didominasi oleh tulang muda, kulit, dan jaringan ikat yang kaya akan kolagen.
Mengolah kikil memang membutuhkan waktu perebusan yang cukup lama agar empuk, namun hasilnya sebanding karena kikil akan menghasilkan sensasi kenyal-lengket yang khas yang sangat memanjakan lidah saat dimasak menjadi gulai tunjang atau oseng kikil mercon.
5. Paru
Terakhir, bagian kelima yang menjadi pelengkap sempurna untuk piring nasi hangat di hari raya adalah paru sapi. Bagian ini memiliki keunikan tersendiri karena bisa diolah menjadi dua tekstur yang berbeda tergantung selera.
Paru bisa direbus lama dengan bumbu ketumbar lalu digoreng tipis hingga menjadi keripik paru yang renyah, atau digoreng setengah basah agar menyisakan tekstur yang empuk di dalam namun tetap garing di luar.
Melimpahnya bagian-bagian unik ini saat Hari Raya Iduladha menjadi momen yang tepat untuk melatih kreativitas memasak di rumah.
Dengan proses pencucian yang bersih dan teknik perebusan yang sabar menggunakan daun salam serta jahe, kelima bagian sapi ini dipastikan dapat menjelma menjadi hidangan mewah yang tidak kalah memikat dibanding potongan daging utamanya.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Daging Kurban Otak Sapi Resep Olahan Otak Hari Raya Iduladha



















