Rabu, 27/05/2026 00:13 WIB

Tips Masak Daging Kurban agar Tidak Keras saat Dimakan





Berikut beberapa tips memasak daging kurban agar lebih empuk dan tidak keras saat dimakan.

Ilustrasi - memasak daging kurban (Foto: Pexels/Cottonbro Studio)

Jakarta, Jurnas.com - Momen Hari Raya Iduladha identik dengan melimpahnya daging kurban di banyak rumah.

Namun, tidak sedikit orang mengalami kendala saat mengolah daging sapi atau kambing karena hasil akhirnya terasa alot, keras, bahkan sulit dikunyah.

Padahal, tekstur daging yang empuk menjadi salah satu kunci utama agar masakan lebih nikmat disantap.

Sejumlah ahli kuliner dan praktisi memasak menyebut, tekstur daging tidak hanya dipengaruhi kualitas bahan, tetapi juga cara penyimpanan, teknik pengolahan, hingga proses memasaknya.

Kesalahan kecil saat mengolah daging dapat membuat hasil masakan menjadi kurang maksimal.

Berikut beberapa tips memasak daging kurban agar lebih empuk dan tidak keras saat dimakan:

1. Jangan Langsung Dicuci Sebelum Disimpan

Banyak orang langsung mencuci daging setelah diterima. Padahal, kebiasaan tersebut justru dapat membuat daging lebih cepat rusak dan memengaruhi kualitasnya.

Daging sebaiknya langsung disimpan dalam wadah tertutup atau dibagi per porsi sesuai kebutuhan sebelum dimasukkan ke lemari pendingin. Pencucian cukup dilakukan sesaat sebelum proses memasak.

2. Diamkan Daging Sebelum Dimasak

Daging yang baru keluar dari lemari pendingin sebaiknya tidak langsung dimasak. Diamkan beberapa saat hingga suhu daging menyesuaikan dengan suhu ruangan.

Langkah ini membantu serat daging menjadi lebih rileks sehingga hasil masakan cenderung lebih empuk.

3. Potong Melawan Arah Serat

Cara memotong daging juga memengaruhi tekstur saat dimakan. Potong daging melawan arah serat agar serat otot menjadi lebih pendek.

Teknik sederhana ini dapat membuat daging lebih mudah dikunyah setelah matang.

4. Manfaatkan Bahan Alami untuk Mengempukkan

Beberapa bahan alami dipercaya dapat membantu mengempukkan daging, seperti nanas, pepaya muda, jahe, atau daun pepaya.

Enzim alami pada bahan tersebut dapat membantu memecah protein pada serat daging. Namun penggunaannya perlu diperhatikan karena terlalu lama merendam daging dapat membuat teksturnya terlalu lembek.

5. Gunakan Api Kecil Saat Memasak Lama

Untuk menu seperti gulai, rendang, semur, atau rawon, gunakan api kecil dan masak perlahan dalam waktu lebih lama.

Teknik slow cooking membantu jaringan pada daging terurai secara bertahap sehingga teksturnya menjadi lebih empuk dan bumbu lebih meresap.

6. Jangan Terlalu Sering Membuka Tutup Panci

Saat merebus daging, terlalu sering membuka tutup panci dapat mengganggu suhu memasak dan memperpanjang proses pelunakan daging.

Biarkan proses memasak berjalan stabil agar panas merata dan daging matang sempurna.

7. Istirahatkan Daging Setelah Matang

Setelah matang, diamkan daging beberapa menit sebelum dipotong atau disajikan. Cara ini membantu sari daging menyebar merata sehingga teksturnya tetap lembut dan rasa lebih maksimal.

Selain teknik memasak, memilih bagian daging juga menjadi faktor penting. Beberapa bagian memiliki tekstur lebih lunak untuk sate atau steak, sementara bagian lain lebih cocok diolah menjadi rendang, semur, atau masakan berkuah.

KEYWORD :

Daging Kurban Iduladha 2026 Masak Daging Kurban Daging Keras




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :