Jum'at, 01/05/2026 16:49 WIB

Saudi Raup Rp55 Triliun di Awal Musim Haji





Arab Saudi mencatatkan total transaksi poin penjualan (POS) senilai SR12,1 miliar atau setara Rp55 triliun pada pekan dimulainya musim haji tahun ini.

Masjid Nabawi di Kota Madinah. (Foto: Jurnas/Ira).

Riyadh, Jurnas.com - Arab Saudi mencatatkan total transaksi poin penjualan (POS) senilai SR12,1 miliar atau setara Rp55 triliun pada pekan dimulainya musim haji tahun ini.

Lonjakan signifikan ini didorong oleh sektor perhotelan yang penerimaannya meroket hingga 40,3 persen seiring dimulainya kedatangan jemaah haji dari berbagai belahan dunia.

Berdasarkan data terbaru dari Bank Sentral Arab Saudi (SAMA), pengeluaran di sektor hotel mencapai SR331,9 juta dengan volume transaksi yang tumbuh 20,9 persen menjadi 859.000 transaksi.

Kedatangan jemaah dari negara-negara seperti Pakistan, India, dan Turkiye sejak pertengahan April menjadi katalis utama pertumbuhan ekonomi ritel di kota-kota suci, sebagaimana laporan Arab News pada Jumat (1/5).

Makkah, sebagai pusat aktivitas haji, mencatatkan kenaikan pengeluaran sebesar 28,5 persen dalam periode satu pekan tersebut. Tren positif ini juga diikuti oleh sektor transportasi udara yang naik 4,6 persen menjadi SR43,2 juta serta jasa kurir dan logistik yang meningkat 11,7 persen.

Meskipun aktivitas terkait haji melonjak, secara keseluruhan nilai transaksi POS nasional mengalami penurunan tipis sebesar 1,9 persen dibandingkan pekan sebelumnya.

Sektor makanan dan minuman masih memegang pangsa transaksi terbesar meskipun turun 4,8 persen menjadi SR1,9 miliar, disusul oleh sektor restoran dan kafe yang turun 3,1 persen menjadi SR1,61 miliar.

Riyadh tetap menjadi wilayah dengan kontribusi transaksi tertinggi senilai SR4,26 miliar, meskipun angka tersebut menyusut 2,6 persen secara mingguan.

Pemerintah Arab Saudi di bawah instruksi Putra Mahkota Mohammed bin Salman telah memerintahkan pengerahan seluruh sumber daya untuk menjamin kelancaran operasional dan keamanan musim haji tahun ini.

Pertumbuhan transaksi digital yang terpantau dalam data POS ini menunjukkan keberhasilan perluasan infrastruktur pembayaran elektronik di seluruh Kerajaan. Capaian tersebut dianggap sejalan dengan target Visi 2030 dalam mendorong transformasi ekonomi digital dan inklusi keuangan di Arab Saudi.

KEYWORD :

Ibadah Haji 2026 Arab Saudi Penjualan Retail




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :