Jum'at, 17/04/2026 20:32 WIB

Ganjar-Mahfud akan Fokus Ubah Bonus Demografi Menjadi Dividen Demografi





Roby Muhamad, Direktur Narasi dan Konten TPN Ganjar-Mahfud memberikan keterangan bahwa paslon capres-cawapres ini akan fokus terhadap situasi bonus demografi.

Pasangan Capres Ganjar Pranowo dan Cawapres Mahfud MD.

 

Jakarta, Jurnas.com - Capres dan cawapres PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD, telah menyerahkan berkas pendaftaran kepada KPU. Salah satu yang diserahkan keduanya kepada KPU adalah buku visi-misi dan program kerja.

Tim Komunikasi TPN Ganjar-Mahfud memberikan penjelasan terkait program Visi Misi Ganjar-Mahfud tersebut. Roby Muhamad, Direktur Narasi dan Konten TPN Ganjar-Mahfud memberikan keterangan bahwa paslon capres-cawapres ini akan fokus terhadap situasi bonus demografi.

“Indonesia ini sekarang sedang mengalami sesuatu yang unik, yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah Indonesia yang mungkin tidak akan terulang kembali, yaitu Indonesia sedang kebanjiran orang-orang muda produktif, yang biasa dikenal sebagai bonus demografi,” kata Roby, dalam konferensi pers, Jumat (20/10).

Menurutnya, penting untuk mengelola bonus demografi saat ini agar tidak menciptakan ledakan pengangguran yang justru bisa menjadi malapetaka demografi untuk membawa Indonesia unggul.

“Bonus demografi ini harus dikelola, karena jumlahnya banyak dan jika tidak dikelola akan menjadi pengangguran dan justru jadi malapetaka demografi. Oleh karena itu, tugas kita adalah untuk mengelola orang-orang muda produktif ini, untuk bisa kerja dan bisa menghasilkan serta membawa Indonesia Unggul,” tuturnya.

Roby mengatakan, pasangan Ganjar-Mahfud ini adalah pasangan yang mampu untuk mengubah bonus demografi menjadi dividen demografi.

“Kami rasa ini adalah pasangan yang cocok untuk mengubah masalah bangsa ini, yaitu bagaimana bisa mengubah bonus demografi menjadi keuntungan demografi, alias deviden demografi,“ pungkasnya.

KEYWORD :

Pasangan Ganjar Mahfud Capres Cawapres PDIP Ganjar Fokus Bonus Dekokrasi Bonus Demografi jadi Div




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :