Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy berbicara selama wawancara dengan Reuters, di tengah serangan Rusia terhadap Ukraina, di Kyiv, Ukraina 16 September 2022. Reuters/Valentyn Ogirenko
JAKARTA, Jurnas.com - Ukraina menginginkan akses ke lokasi ledakan rudal di Polandia timur yang menurut pejabat Barat mungkin disebabkan rudal pertahanan udara Ukraina, kata seorang pejabat senior pertahanan Ukraina pada Rabu (16/11).
Sekretaris Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional Ukraina, Oleksiy Danilov mengatakan, Ukraina menginginkan studi bersama tentang insiden hari Selasa dengan mitranya dan untuk melihat informasi yang menjadi dasar kesimpulan sekutunya.
"Kyiv sepenuhnya terbuka untuk studi komprehensif tentang situasi," tulisnya di halaman Facebook resmi dewan.
Danilov menggemakan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dalam menyalahkan "teror rudal" Rusia. Danilov tidak memberikan perincian tentang bukti apa yang dia kutip ketika merujuk pada "jejak Rusia" di balik insiden tersebut.
Presiden Polandia Andrzei Duda mengatakan sebelumnya bahwa "sangat mungkin" rudal itu ditembakkan oleh pertahanan udara Ukraina.
Ditanya apakah Polandia akan memberi Ukraina akses ke lokasi ledakan dan menyetujui studi bersama, juru bicara Kementerian Luar Negeri Polandia Lukasz Jasina menulis melalui email: "Kami tidak mengomentari masalah ini."
Sebelumnya pada hari Rabu, Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengatakan ledakan itu, yang menewaskan dua orang, mungkin disebabkan oleh rudal pertahanan udara Ukraina tetapi Rusia pada akhirnya bertanggung jawab karena memulai perang di Ukraina.
Sumber: Reuters
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Perang Rusia dan Ukraina Ledakan Rudal di Polandia




























