Jum'at, 17/04/2026 02:22 WIB

ILUNI UI Desak Politisi Redam Polarisasi di Masyarakat





ILUNI UI mendesak politisi bisa meredam polarisasi di masyarakat

Ketua Umum ILUNI UI, Andre Rahadian (Foto: Muti/Jurnas.com)

Jakarta, Jurnas.com - Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) Andre Rahadian, mendesak para politisi meredam polarisasi yang ada di tengah masyarakat dewasa ini. Menurut dia, jika hal ini terus dibiarkan, akan berdampak negatif pada kebangkitan bangsa.

"Dengan kondisi saat ini ditambah pandemi, geopolitik internasional, apalagi mempersiapkan dua tahun lagi ada pesta demokrasi, kalau masyarakatnya masih terpecah seperti sekarang, akan membawa dampak yang negatif bagi bangsa dan tujuan kebangkitan bangsa," kata Andre dalam kegiatan `Sosialisasi Empat Konsensus Kebangsaan` di Gedung DPR/MPR Jakarta, pada Sabtu (11/6) kemarin.

Jalan keluar meredam polarisasi ini, lanjut Andre, yakni dengan memberikan pemahaman kepada masyarakat maupun konstituen, bahwa perbedaan bukan sesuatu yang mesti dipersoalkan.

Upaya menggalang suara dari akar rumput, menurut Andre jangan sampai memecah belah masyarakat. Justru, persamaan dan kebersamaan harus dikedepankan.

"Kita mengajak tokoh yang dikenal di masyarakat yang terkecil bahwa menyadari perbedaan itu ada. Jangan sampai perbedaan itu dijadikan framing," ujar Andre.

Andre menambahkan, pemerintah tidak bisa dibiarkan berjalan sendiri mengatasi masalah polarisasi ini. Karena itu, seluruh pihak termasuk warga sipil dan alumnus Universitas Indonesia, harus mengambil peran.

"Pemerintah memang ada perannya, tapi kita mendorong dari masyarakat sipil. Pemerintah biasanya pakai struktur, tapi belum cukup. Kita tidak bisa melepaskan peran ini kepada pemerintah," tutup Andre.

Diketahui, sejumlah tokoh nasional menandatangani pakta Kohensi Kebangsaan ILUNI UI di Gedung DPR/MPR Jakarta pada Sabtu (11/6) kemarin. Kegiatan ini dilakukan sebagai komitmen bersama dalam mengedepankan Kohesi Kebangsaan untuk mengatasi polarisasi yang terjadi di tengah masyarakat.

KEYWORD :

Polarisasi Andre Rahadian ILUNI UI Politisi




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :