Jum'at, 17/04/2026 06:19 WIB

Kandas di Era Bartomeu, Bek Ini Bakal Dibeli Laporta





Bek Belanda, Matthijs De Ligt nyaris menjadi pemain Barcelona, ketika El Blaugrana dipimpin oleh mantan presiden Josep Maria Bartomeu. Sayangnya, kala itu Bartomeu menolak komisi 20 juta euro yang diajukan agen sang pemain, Mino Raiola.

Selebrasi para pemain Barcelona (foto: Indosport)

Madrid, Jurnas.com - Bek Belanda, Matthijs De Ligt nyaris menjadi pemain Barcelona, ketika El Blaugrana dipimpin oleh mantan presiden Josep Maria Bartomeu. Sayangnya, kala itu Bartomeu menolak komisi 20 juta euro yang diajukan agen sang pemain, Mino Raiola.

De Ligt akhirnya menyepakati transfer ke Juventus dengan banderol mahal 85 juta euro. Sementara Bartomeu, memilih menyetor uang sebesar 15 juta euro ke Atletico Madrid, demi mendapatkan jasa Jose Maria Gimenez.

Gimenez, menurut laporan El Nacional pada Minggu (6/2), tidak bisa didatangkan saat itu, karena Barcelona baru saja membayar klausul Antoine Griezmann dengan harga 120 juta euro. Transfer Gimenez dan pembayaran klausul Griezmann dinilai mustahil dilakukan bersamaan.

Sayangnya, kesepakatan mengamankankan Gimenez berakhir gagal. Dia tidak pernah tiba di Camp Nou. Sang mantan presiden beralasan kegagalan itu karena pandemi dan konsekuensi ekonominya.

Kini, Barcelona kembali melirik De Ligt. Presiden Joan Laporta mengamati bahwa adaptasi De Ligt dengan sepak bola Italia belum sepenuhnya baik, dan dia berpeluang hengkang musim panas ini.

Kandidatnya bukan cuma Barca. Bayern Munich, Manchester United, hingga Chelsea mengantri untuk mendapatkan bek Belanda itu. Barcelona sendiri, membidik De Ligt sebagai pengganti Gerard Pique yang sudah semakin berumur.

Hubungan Laporta dengan agen Mino Raiola juga jauh lebih baik dari pada era Bartomeu. Karena itu, presiden Barca akan memanfaatkan ini untuk memperkuat tim.

Prioritas utama tetap Erling Haaland dari Borussia Dortmund. Namun jika opsi De Ligt memungkinkan, maka Barca akan mencobanya.

KEYWORD :

Barcelona Matthijs De Ligt Info Transfer Joan Laporta Bartomeu




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :